Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dua WNA SK Dan DDD Diamankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Dream - Jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap dua warga negara asing (WNA) yakni SK dari Guinea dan DDD dari Liberia, Afrika serta RS dari Indonesia lantaran telah mencatut nama Presiden Joko Widodo untuk mendapat keuntungan dengan menipu perusahaan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan kasus tersebut bermula dari laporan PT Pembangunan Perumahan. Perusahaan pelat merah itu merasa dirugikan karena mendapat surat berisi permintaan mengirimkan sejumlah uang untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
" Intinya bahwa ingin mengucapkan terima kasih dan nanti akan berkaitan dengan kegiatan 2019. Seolah-olah dia akan mendukung presiden RI. Ada bahasa Inggris dan bahasa Indonesia," ucap Argo, di kantornya, Jakarta, Rabu, 19 Juli 2017
Setelah mendapat surat itu tertanggal 11 Juli 2017, komisaris PT Pembangunan Perumahan mengkonfirmasi kebenaran surat itu ke istana.
" Karena dia mempunyai teman di istana, akhirnya dicek. Ternyata dari Sekretaris Negara tidak pernah mengeluarkan surat seperti itu pada 11 Juli 2017," kata dia.
Argo mengatakan kedua WNA itu berperan mendistribusikan surat, menerima telepon masuk dan menyimpan uang dari hasil penipuan itu.
Pelaku juga diketahui telah mengirim 51 surat kepada perusahaan swasta maupun BUMN melalui jasa pengiriman.
" Di dalam surat mencantumkan (nomor) WhatsApp, nomor telepon dan surat elektronik (beralamat) jokowiirina@gmail.com," ucap dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya