Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Raksasa teknologi, Apple, pada Senin kemarin memasang sejumlah posisi pekerjaan untuk Apple Store UEA mereka di situsnya. Beberapa posisi yang ditawarkan Apple di antaranya adalah business specialist, creative, inventory specialist, Apple store leader program, business manager, business leader, dan market leader.
Seperti dikutip dari Gulf News, Rabu, 1 April 2015, dalam pengumumannya itu Apple tidak menyatakan berapa gaji untuk posisi pekerjaan yang ditawarkan. Apple juga tidak membocorkan di mana toko akan berlokasi.
Perusahaan ini dikabarkan akan membuka Apple Store terbesar di dunia di Dubai atau Abu Dhabi tahun ini. Rumornya, toko ini dibuka pada bulan Februari tahun lalu ketika CEO Tim Cook berada di Dubai untuk bertemu Shaikh Mohammad Bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai.
Apple Store baru ini akan menjadi yang pertama di Timur Tengah. Pada tahun 2011, Apple meluncurkan Apple Online Store untuk kawasan UEA, yang menawarkan berbagai produk, seperti iPhone, iPads, iPod dan MacBook.
Produk Apple juga dijual oleh retailer resmi yang berbeda di UAE, seperti Virgin Megastore dan iStyle, yang merupakan reseller premium.
" Apple Store akan meningkatkan visibilitas produk Apple. Kami percaya bahwa hal itu tidak hanya akan membantu merek, tetapi juga akan membantu retailer multi-merek meningkatkan penjualan mereka (produk Apple)," Mahesh Chotrani, retailer elektronik, Jacky.
Dia mengatakan bahwa iPhone mewakili antara 8 hingga 10 persen dari penjualan smartphone retailer.
Apple membukukan hasil positif untuk kuartal pertama tahun 2015, dengan pendapatan sebesar US$ 74,6 miliar dan laba bersih US$ 18 miliar dibandingkan dengan US$ 57,6 miliar dan laba bersih US$ 13,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Perusahaan yang bermarkas di Copertino, California ini mengharapkan pendapatannya meningkat menjadi antara US$ 52 miliar dan US$ 55 miliar. Apple juga berharap pengeluaran untuk operasi perusahaan menjadi antara US$ 5,4 miliar dan US$ 5,5 miliar pada kuartal kedua tahun ini.
Apple telah mendirikan Apple Store fisik di 16 negara di seluruh dunia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya