Ilustrasi
Dream - Para pemodal asing tengah bersiap-siap berburu investasi di pasar saham negara muslim paling ditunggu. Bursa saham yang tertutup untuk dana asing ini diyakini memiliki potensi besar.
Incaran baru yang dimaksud adalah bursa saham Arab Saudi. Pemerintah kerajaan ini dikabarkan akan mengeluarkan kebijakan baru pada akhir bulan ini.
Dengan kebijakan baru ini, bursa saham Arab Saudi bakal membuka pintu bagi masuknya investor luar negeri.
Mengutip laman arabianbusiness, Rabu, 1 April 2015, seorang bankir senior yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan jika aturan baru ini akan diterbitkan pada April dan berlaku 60 hari kemudian.
Arab Saudi saat ini ditaksir memiliki pasar modal dengan kapitalisasi mencapai US$ 510 miliar atau Rp 6.650 triliun. Tak heran begitu banyak investor tajir yang menantikan momen dibukanya pasar modal Saudi.
Dengan valuasi setara negara total bursa saham negara teluk Arab, serta lebih besar dibandingkan Rusia, Malaysia, bahkan Turki, pasar modal Saudi memang menjadi bursa saham besar terakhir yang membuka diri bagi investor asing.
" Mereka akan segera menerbitkan kebijakan final, sepertinya pada akhir April," kata bankir tersebut.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global