Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Memenuhi permintaan pasar, PT Pertamina mengeluarkan produk BBM terbarunya yaitu Pertalite. Produk ini merupakan jenis BBM RON 90, yang memiliki kualitas di atas Premium (RON 88), tetapi masih di bawah Pertamax (RON 92).
Demikian disampaikan Vice President Fuel Marketing Pertamina Muhammad Iskandar dalam diskusi di Jakarta, akhir pekan ini.
Menurut Iskandar, ada beberapa kendaraan yang sudah tidak bisa menggunakan BBM jenis RON88, tetapi kendaraan ini tidak bisa juga menggunakan BBM RON 92 karena bisa menyebabkan overheating.
" Bukan pemerintah yang launching, tapi Pertamina untuk menambah varian produk untuk memenuhi tuntutan engine otomotif. RON 88 masih ada yang membutuhkan karena kompresi rasio mereka masih rendah, di AS masih ada yang makan RON 88, kalau lebih tinggi malah overheating, kalau macet malah bisa mendidih," ujarnya.
Untuk itu, Iskandar menegaskan adanya produk Pertalite ini merupakan pemenuhan kebutuhan pasar. Bukan politik kebijakan dalam penghapusan BBM bersubsi, Premium. Pasalnya, lanjut Iskandar, Pertamina tetap memproduksi BBM jenis Premium.
" Kita tidak bermain di tataran hapus RON88, kita lihat alamiah kebutuhan pasar seperti apa, respon pasar yang kita lihat. Kita bicaranya market, bukan di tataran politik kebijakan," jelasnya.
Iskandar menyebutkan harga BBM Pertalite ini nantinya berada di kisaran Rp 8.000-Rp 8.300 per liter. Harga tersebut berada di antara harga Premium, Rp 7.600 per liter dan Pertamax yang kini Rp 8.600 per liter.
Nantinya, lanjut Iskandar, Pertamina akan meluncurkan Pertalite ini pada bulan Mei 2015 mendatang. Untuk pertama, distribusi produk ini masih di wilayah Jakarta Pusat.
" Yang jelas karena kita ada target launching Mei ya kita mulai," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya