Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Pemerintah yakin kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dari Rp6.800 menjadi Rp7.300 per liter dan solar dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap kenaikan harga barang yang akan mendorong inflasi lebih tinggi.
Ke depan, pemerintah juga berencana untuk me-review harga BBM setiap dua bulan sekali. Hal ini dilakukan untuk memastikan harga BBM dapat sesuai dengan harga keekonomiannya. Oleh karena itu, harga BBM nantinya dapat naik atau turun sesuai dengan perkembangan harga pasar.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan model penentuan harga tersebut memungkinkan kenaikan harga BBM tidak akan terjadi secara signifikan, bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi penurunan harga. Dengan demikian, pemerintah dapat lebih mengontrol inflasi.
“Lain halnya kalau dulu, karena (harga BBM) ditahan terlalu lama, begitu dilepas naiknya Rp2 ribu. Itu langsung memberi implikasi inflasi,” ujar Sofyan seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Selasa, 31 Maret 2015.
Sebelumnya, pada Jumat (27/3), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan kenaikan harga BBM jenis bensin premium mulai tanggal 28 Maret 2015. BBM jenis bensin premium naik menjadi Rp7.300 per liter, dan solar naik menjadi Rp6.900 per liter. Sementara, harga BBM jenis minyak tanah tetap sebesar Rp2.500 per liter (termasuk Pajak Pertambahan Nilai).
“Keputusan tersebut diambil terutama atas dinamika dan perkembangan harga minyak dunia, namun Pemerintah tetap memperhatikan kestabilan sosial ekonomi, pengelolaan harga dan logistik,” jelas Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, IGN Wiraatmaja dalam keterangan resminya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?