Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bunda, Yuk, Siapkan Dana Pendidikan Untuk Buah Hati. (Foto: Shutterstock)
Dream – Untuk Sahabat Dream yang sudah menikah dan punya anak, ada satu hal yang perlu diperhatikan: pendidikan anak. Orang tua harus serius menyikapi pendidikan anak karena biayanya semakin mahal dari tahun ke tahun.
Karena biaya pendidikan semakin mahal, tak sedikit orang tua yang khawatir sang anak tidak bisa mengenyam pendidikan, bahkan pendidikan tinggi.
Perlu diingat, menyisihkan uang untuk pendidikan anak juga perlu strategi khusus. Jangan sampai kebutuhan sehari-hari “ terganggu” dengan anggaran untuk dana pendidikan anak.
Terlebih dahulu, Anda harus menghitung besar kebutuhan bulanan, mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai cicilan rumah tabungan. Kalau ada sisa, sisihkan sebagian untuk dana pendidikan.
Langkah selanjutnya adalah menghitung biaya pendidikan. Sahabat Dream dan pasangan sebaiknya mempertimbangkan apakah anak akan disekolahkan di sekolah bertaraf internasional atau tidak.
Kalau di sekolah bertaraf internasional, biayanya akan lebih mahal daripada sekolah biasa. Ketika menghitung biaya pendidikan, jangan lupa juga memasukkan inflasi tahunan.
Kemudian, buatlah simpanan pendidikan. Ada instrumen-instrumen yang pas untuk dana pendidikan. Ada deposito, tabungan pendidikan, asuransi pendidikan, reksa dana, dan emas. Pilihlah sesuai kebutuhan.
Jika menginginkan simpanan pendidikan anak disertai dengan asuransi, Anda bisa memilih asuransi pendidikan. Namun, jika ingin jumlah yang pasti, tabungan pendidikan bisa dipilih.
Yang terakhir, buatlah target dana pendidikan terkumpul. Misalnya, Anda memerlukan dana pendidikan sebesar Rp300 juta selama 10 tahun. Setahun, uang yang harus terkumpul sebesar Rp30 juta atau per tahunnya sebesar Rp2,5 juta per bulan.
Dengan nominal itu, Anda bisa mengevaluasi kemampuan diri: bisakah mengumpulkan uang Rp2,5 juta untuk tabungan pendidikan.
Selamat mencoba!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya