Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Investor kembali dibuat cemas oleh licinnya harga minyak mentah dunia. Melayunya indeks saham utama Asia membuat bursa saham syariah Indonesia kembali mengalami koreksi.
Aksi jual saham sektor industri menyeret bursa syariah kembali masuk zona negatif.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 26 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,569 poin ke level 141,059. Indeks JII juga terseret melemah 3,029 poin ke level 592.378.
Hingga perdagangan pukul 09.23 WIB, laju kedua indeks acuan saham syariah ini belum keluar dari teritori negatif.
Indeks ISSI tercatat turun 0,752 poin (0,53%) ke level 140,876. Sementara indeks saham bluechips syariah, JII, turun 3,740 poin (0,63%) ke level 591,667.
Dengan transaksi perdagangan awal sesi senilai Rp 342 miliar, tercatat sudah 65 emiten syariah yang mengalami tekanan jual. Namun 31 penghuni ISSI lainnya sudah bergera menguat dan 33 emiten bertahan stagnan.
Hanya emiten sektor barang konsumsi yang bergerak menguat 0,29 persen di sesi pagi ini. Sisanya, bergerak melemah dipimpin emiten industri dasar yang turun 1,10 persen dan industri aneka 1,06 persen.
Investor asing pagi ini masih melanjutkan aksi beli saham dengan nett buy Rp 3,6 miliar. Lantai bursa sendiri sudah menggelar transaksi senilai Rp 540 miliar.
Pada prapembukaan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 16,095 poin (0,36%) ke 4.489,639. IHSG kembali melemah 17,316 poin (0,38%) ke 4.488,472 di sesi pembuaan.
Dari bursa regional, indes utama Asia pagi ini berguguran. Indeks Nikkei mengalai koreksi cukup dalam hingga 1,98 persen. Sedangkan Hang Seng turun 1,83 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya