Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bursa Asia Berguguran, Indeks Syariah Tergelincir

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 26 Januari 2016 09:32
Bursa Asia Berguguran, Indeks Syariah Tergelincir
Emiten sektor industri mengalami tekanan jual hebat di awal sesi ini.

Dream - Investor kembali dibuat cemas oleh licinnya harga minyak mentah dunia. Melayunya indeks saham utama Asia membuat bursa saham syariah Indonesia kembali mengalami koreksi.

Aksi jual saham sektor industri menyeret bursa syariah kembali masuk zona negatif.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 26 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,569 poin ke level 141,059. Indeks JII juga terseret melemah 3,029 poin ke level 592.378.

Hingga perdagangan pukul 09.23 WIB, laju kedua indeks acuan saham syariah ini belum keluar dari teritori negatif.

Indeks ISSI tercatat turun 0,752 poin (0,53%) ke level 140,876. Sementara indeks saham bluechips syariah, JII, turun 3,740 poin (0,63%) ke level 591,667.

Dengan transaksi perdagangan awal sesi senilai Rp 342 miliar, tercatat sudah 65 emiten syariah yang mengalami tekanan jual. Namun 31 penghuni ISSI lainnya sudah bergera menguat dan 33 emiten bertahan stagnan.

Hanya emiten sektor barang konsumsi yang bergerak menguat 0,29 persen di sesi pagi ini. Sisanya, bergerak melemah dipimpin emiten industri dasar yang turun 1,10 persen dan industri aneka 1,06 persen.

Investor asing pagi ini masih melanjutkan aksi beli saham dengan nett buy Rp 3,6 miliar. Lantai bursa sendiri sudah menggelar transaksi senilai Rp 540 miliar.

Pada prapembukaan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 16,095 poin (0,36%) ke 4.489,639. IHSG kembali melemah 17,316 poin (0,38%) ke 4.488,472 di sesi pembuaan.

Dari bursa regional, indes utama Asia pagi ini berguguran. Indeks Nikkei mengalai koreksi cukup dalam hingga 1,98 persen. Sedangkan Hang Seng turun 1,83 persen.

Beri Komentar