Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bursa Syariah Kembali Tergelincir

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 20 Januari 2016 09:36
Bursa Syariah Kembali Tergelincir
Kurs rupiah pagi ini juga mengalami tekanan.

Dream - Bursa saham syariah Indonesia kembali tergelincirnya setelah indeks utama Asia berguguran. Anjloknya harga minyak mentah dunia memicu kekhawatiran pelaku pasar.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 20 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,489 poin ke level 140,768.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga ikut terkoreksi 2,976 poin ke level 589,424.

Hingga pukul 9.30 WIB, laju ISSI masih tertekan di zona negatif. Berbeda dengan indeks JII yang justru sempat menembus zona hijau.

Transaksi perdagangan saham tercatat sudah mencapai Rp 427,15 miliar dengan 4,8 miliar saham yang berpindahtangan.

Tekanan jual memaksa 60 emiten syariah mengalami koreksi harga. Sementara 43 emiten ISSI masih diburu pelaku pasar dan 37 lainnya bertahan stagnan.

Sebagian besar indeks sektoral bergerak di zona merah kecuali emiten perkebunan yang naik 0,16 persen, infrastruktur 0,19 persen barang konsumsi 0,12 persen.

Aksi jual melanda saham-saham diantaranya sektor keuangan dengan koreksi 0,34 persen, properti 0,23 persen dan pertambangan 0,19 persen.

Meski melemah, pemodal asing pagi ini justru menggelar aksi beli saham. Saat ini asing membukukan nett buy Rp 10,65 miliar.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah juga mengalami tekanan. Rupiah pagi ini melemah 41 poin (0,30%) menjadi 13.893 per dolar AS.

Beri Komentar