Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bursa Syariah Terseret Koreksi Regional

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 27 Oktober 2015 09:15
Bursa Syariah Terseret Koreksi Regional
Kurs rupiah pagi ini justru menguat tipis

Dream - Bursa saham syariah untuk sementara mengakhiri tren naiknya. Koreksi yang melanda sebagian besar bursa utama Asia membuat investor menahan diri masuk pasar.

Selain mencermati laporan kinerja emiten, investor tampaknya mulai mengambil posisi jelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat, The Fed.

Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,783 poin (0,53%) ke level 147,187.

ISSI belum mampu keluar dari tekanan saat memasuki sesi pembukaan. Kali ini ISSI kembali menukik 0,803 poin (0,54%) ke level 147,167

Kondisi tak jauh berbeda dialami indeks saham bluechips syariah. Turun 4,532 poin (0,73%), indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi prapembukaan di level 619,076.

Indeks JII kembali terpangkas 4,525 poin (0,73%) di sesi pembukaan ke level 619,083.

Investor memulai sesi pemanasan dengan mentransaksikan dana senilai Rp 10,9 miliar. Sebanyak 43,84 juta saham syariah udah jadi objek jual beli pagi ini.

Dengan tak adanya satupun indeks sektoral yang bergerak naik membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terpuruk. IHSG terkoreksi 25,233 poin (0,54%) ke level 4.666,478 di sesi prapembukaan.

Memulai sesi pembukaan, IHSG kembali turun 25,560 poin (0,54%) ke level 4.666,151.

Pelemahan terdalam indeks sektoral dialami emiten industri dasar yang turun 1,45 persen disusul industri aneka 1,27 persen.

Dari kawasan regional, seluruh indeks saham utama Asia juga dibuka melemah. Hanya Nikkei yang sempat bergerak menguat.

Di pasar keuangan, kurs rupiah pagi ini justru melaju positif. Dibuka menguat, kurs rupiah pada pukul 09.10 WIB naik tipis 21 poin (0,15%) menjadi 13.627 per dollar AS.

Beri Komentar