Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bursa saham syariah untuk sementara mengakhiri tren naiknya. Koreksi yang melanda sebagian besar bursa utama Asia membuat investor menahan diri masuk pasar.
Selain mencermati laporan kinerja emiten, investor tampaknya mulai mengambil posisi jelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,783 poin (0,53%) ke level 147,187.
ISSI belum mampu keluar dari tekanan saat memasuki sesi pembukaan. Kali ini ISSI kembali menukik 0,803 poin (0,54%) ke level 147,167
Kondisi tak jauh berbeda dialami indeks saham bluechips syariah. Turun 4,532 poin (0,73%), indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi prapembukaan di level 619,076.
Indeks JII kembali terpangkas 4,525 poin (0,73%) di sesi pembukaan ke level 619,083.
Investor memulai sesi pemanasan dengan mentransaksikan dana senilai Rp 10,9 miliar. Sebanyak 43,84 juta saham syariah udah jadi objek jual beli pagi ini.
Dengan tak adanya satupun indeks sektoral yang bergerak naik membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terpuruk. IHSG terkoreksi 25,233 poin (0,54%) ke level 4.666,478 di sesi prapembukaan.
Memulai sesi pembukaan, IHSG kembali turun 25,560 poin (0,54%) ke level 4.666,151.
Pelemahan terdalam indeks sektoral dialami emiten industri dasar yang turun 1,45 persen disusul industri aneka 1,27 persen.
Dari kawasan regional, seluruh indeks saham utama Asia juga dibuka melemah. Hanya Nikkei yang sempat bergerak menguat.
Di pasar keuangan, kurs rupiah pagi ini justru melaju positif. Dibuka menguat, kurs rupiah pada pukul 09.10 WIB naik tipis 21 poin (0,15%) menjadi 13.627 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya