Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Mengenakan Hijab Saat Memberikan Kuliah Umum Di Aceh. (Foto: Antara Foto)
Dream – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, memberikan kuliah umum di Universitas Syiah, Aceh. Saat memberikan kuliah, mantan pejabat Bank Dunia ini tak lupa mengenakan hijab.
Dilansir dari akun Twitter Unsyiah Kuala, @univ_syiahkuala, Kamsi 5 Januari 2017, tema kuliah umum yang diberikan adalah Peran Fiskal dalam Membangun Perekonomian Inklusif.
Sri Mulyani mengenakan hijab pink dan mengenakan baju lengan panjang berwarna biru muda. Dia menyampaikan materi-materi kuliah soal fiskal. Salah satunya adalah tax amnesty.
“ Tax amnesty mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperluas tax base,” kata dia.
Sri Mulyani mengatakan amnesty pajak bisa memperbaiki penerimaan negara yang memiliki aset Rp4.297 triliun.
Selain itu, dia juga mengajak orang-orang untuk membayar pajak karena penerimaan pajak bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur.
Dicontohkan bahwa Rp1 triliun penerimaan pajak dialokasikan untuk membangun 3.541 jembatan dan jalan sepanjang 155 km. Sri Mulyani juga mengatakan penerimaan pajak Rp1 triliun juga bisa digunakan untuk membangun 50 gedung rumah sakit dan 2.018 puskesmas.
“ Masyarakat juga perlu melakukan kepatuhan tingkat tinggi untuk mendukung hal ini. Pemerintah menjadi pengelolanya,” kata dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya