Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Agen perjalanan umroh harus mulai hati-hati menerima calon peserta. Alasannya, masyarakat yang berniat bergabung dengan pergerakan Islamic State (ISIS) sering menggunakan jasa agen umroh untuk bisa sampai ke negara tujuan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan menduga agen perjalanan umroh pun berpotensi dijadikan sarana membawa calon anggota ISIS dari Indonesia.
" Potensi anggota ISIS masuk di agen umroh tidak menutup kemungkinan bisa terjadi. Kami tidak punya wewenang untuk menelusuri, mengkaji, atau memeriksa setiap agen umroh," jelas Amidhan, salah satu Ketua MUI kepada Dream.
Sebagai lembaga yang melindungi warga muslim di Tanah Air, MUI mengaku takkan tinggal diam. MUI bahkan mengecam keras aksi gerakan Islam radikal tersebut dan menyebar imbauan-imbauan kepada masyarakat.
" Kami hanya bisa memberi imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati memilih agen umroh. Masyarakat harus tahu apakah agen umroh itu bersertifikat atau tidak," saran Amidhan
Khusus kepada perusahaan agen perjalanan umroh, MUI menghimbau agar senantiasa waspada dengan pelanggannya. " Harus ditelusuri setiap pelanggan yang memakai jasa perjalanan umroh. Identitas pelanggan harus jelas dan lengkap," tegasnya.
Amidhan mengingatkan, agen perjalanan umroh dengan statusnya sebagai perusahaan swasta tetap memiliki kebijakan yang tidak melanggar aturan dari pemerintah.
Sementara salah satu biro penyalur perjalanan umroh, Nasuha Yassinta, keterlibatan ISIS tergantung dari rute perjalanan yang dilaluinya. " Kalau Turki, Dubai, Yaman indikasi jadi ISSI, tapi kalau lewat Arab Saudi tidak," imbuh Firman, pemilik biro perjalanan umroh itu.
Firman menegaskan agen perjalanan umroh bakal menerapkan seleksi ketat untuk menganstisipasi masuknya calon anggota ISIS dalam peserta perjalanan ibadah umroh. " Ya sebelum terbang jamaah diberi pengarahan saat manasik kalau ada yang bekas TKI atau TKW paspornya ketahuan dari situ dan langsung buat surat pernyataan," katanya.
Guna menyiasatinya masuknya jamaah yang memanfaatkan agen perjalanan umroh, perusahaan bahkan mengenakan perjanjian jika peserta tidak pulang atau kabur. " Jamaah tersebut kena denda US$ 10 ribu yang kita klaim ke pihak keluarganya di Tanah Air," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya