6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Pekerjaan bisa membuat stres pekerjanya jika begitu banyak tekanan dan tantangan. Selain itu, besarnya tanggung jawab juga menjadikan tidak ada waktu santai dalam menjalani pekerjaan ini.
Apa saja pekerjaan yang paling membuat stres pada tahun lalu. Berikut daftarnya seperti yang dikutip dari laman careercast.com, Selasa, 17 Maret 2015. Mungkin salah satunya adalah pekerjaan Anda.
10. Supir Taksi
Jalanan yang macet dan harus berpacu dengan waktu membuat pekerjaan supir taksi masuk dalam 10 pekerjaan yang membuat stres tahun 2014. Pasalnya, supir taksi harus segera menjemput dan mengantarkan penumpang dari dan ke tempat tujuan.
Rata-rata gaji supir taksi ini sekitar US$ 22.820 atau sekitar Rp 300 juta per tahun.
9. Polisi
Dengan gaji rata-rata US$ 55.270 atau sekitar Rp 700 juta per tahun, polisi harus melindungi masyarakat dari kejahatan, menginvestigasi pelaku kejahatan, dan menjaga keamanan.
8. Reporter
Gaji reporter surat kabar di Amerika Serikat sebesar US$ 35.870 atau sekitar Rp 500 juta per tahun. Dengan gaji itu, para reporter harus membiasakan diri dikejar deadline untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
7. Corporate Executive (Senior)
Memiliki rata-rata gaji per tahun yang cukup besar yaitu US$ 168.140 atau sekitar Rp 2 miliar, Corporate Executive (Senior) memiliki tanggung jawab unyuk meracik kebijakan dan menjalankan kebijakan tersebut dalam perusahaan.
6. Public Relations Executive
Mereka yang memiliki gaji rata-rata per tahun sebesar US$ 54.170 atau sekitar Rp 700 juta ini memiliki menjaga citra para kliennya, baik pemerintah, perusahaan, maupun pribadi. Tidak boleh ada cacat yang terlihat di publik.
5. Event Coordinator
Mereka bertanggung jawab merencanakan semua logistik dan kegiatan dalam sebuah acara. Kesuksesan acara ada di tangan mereka. Biasanya pekerjaan ini memiliki penghasilan rata-rata sekitar US$ 45.810 atau sekitar Rp 600 juta per tahun.
4. Pilot
Gaji yang besar tentu membawa pada tanggung jawab yang besar. Inilah nasib pilot yang memiliki gaji rata-rata per tahun sebesar US$ 114.200 atau sekitar Rp 1,5 miliar. Mereka bertanggung jawab terhadap ratusan nyawa penumpang dan menjamin penumpang serta barang sampai sesuai jadwal.
3. Pemadam Kebakaran
Dengan gaji rata-rata US$ 45.250 atau sekitar Rp 600 juta, para pemadam kebakaran mempertaruhkan nyawanya untuk memadamkan api serta menyelamatkan orang serta properti.
2. Jenderal Militer
Dengan gaji yang sangat besar yaitu sebesar US$ 196.300 atau sekitar Rp 2,5 miliar, para jenderal memiliki tanggung jawab terhadap kesuksesan strategi yang dijalankan tentaranya.
1. Anggota Militer
Inilah pekerjaan nomor satu yang paling bikin stres, anggota militer. Dengan gaji rata-rata yang tidak begitu besar yaitu US$ 28.840 atau sekitar Rp 400 juta per tahun, nyawanya menjadi pertaruhan saat terjadi perang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
