Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan upah buruh dan pembantu rumah tangga pada bulan Februari. Sayangnya, kenaikan upah ini hanya sedikit, tidak mencapai 1%.
Seperti dikutip dari keterangan pers BPS, secara nominal, rata-rata upah buruh bangunan (bukan mandor) pada bulan Februari naik 0,76% jika dibandingkan Januari 2015, yaitu dari Rp 78.484 per hari menjadi Rp 79.083 per hari.
Begitupun dengan upah buruh tani yang naik sebesar 0,46% dari Rp 45.846 per hari pada bulan Januari menjadi Rp 46.059 per hari pada bulan ini. Buruh potong rambut wanita per kepala pun mengalami kenaikan upah pada bulan Februari 2015 sebesar 0,76% dibandingkan upah bulan Januari 2015, yaitu dari Rp 22.499 per kepala menjadi Rp 22.670 per kepala.
Sementara, upah pembantu rumah tangga juga mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,41% dari Rp 344.699 per bulan pada Januarti 2015 menjadi Rp 346.101 per bulan pada bulan Februari 2015.
Seperti diketahui, inflasi yang terjadi sepanjang tahun 2014 mencapai 8,36%. Realisasi ini menyebabkan kenaikan harga hampir semua kebutuhan hidup. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, tarif listrik, dan harga cabai.
Meski dalam bulan Januari 2015 terjadi deflasi sebesar 0,24% dan Februari 2015 juga terjadi deflasi 0,36%, tetapi harga-harga masih dinilai tinggi karena minimnya kenaikan upah yang diterima masyarakat. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya