Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Awali Pekan di Zona Merah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 16 Maret 2015 09:20
Indeks Syariah Awali Pekan di Zona Merah
Kurs rupiah yang masih melemah serta rilis data yang akan muncul membuat pelaku pasar menghindari lantai bursa.

Dream - Masih belum munculnya sentimen yang cukup kuat mendorong bursa saham Indonesia kembali melemah di awal pekan. Pasar cenderung menghindari lantai bursa seiring munculna sejumlah data ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Aksi jual juga masih menggelayuti para pemodal asing yang mencermati aksi pemerintah mengatasi pelemahan rupiah. Asing mengawali perdagangan dengan nett sell Rp 4,7 miliar.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) membuka sesi perdagangan dengan melemah 0,227 poin (0,13%) ke level 172,649.

Pelemahan ini mengikuti arus koreksi harga saham dari 17 emiten syariah. ISSI hanya mampu mengangkat 7 emiten ke zona hijau.

Di awal pekan ini pelaku pasar memulai perdagangan dengan dana Rp 10,85 miliar. Dana itu dipakai untuk aksi jual beli 41,84 juta saham syariah.

Di sesi pembukaan, ISSI masih bergerak lemah dengan mencatat koreksi 0,195 poin (0,11%) ke level 172,681

Arah pelemahan juga masih melanda indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi pra pembukaan dengan koreksi 1,205 poin (0,17%) ke level 722,471.

JII masih belum bisa berbuat banyak di sesi pembukaan setelah terkoreksi 1,045 poin (0,14%) ke level 722,631.

Sebanyak 29,34 juta saham bluechips syariah sudah diperdagangkan pelaku pasar dengan dana mencapai Rp 9,92 miliar.

Lantai bursa pagi ini memang didominasi pelemahan indeks saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat koreksi 10,998 poin (0,20%) ke level 5.415,468 di sesi pra pembukaan.

IHSG masih belum bisa unjuk gigi di sesi pembukaan setelah masih melemah 10,343 poin (0,19%) ke level 5.416,123

Bursa saham Indonesia pagi ini terseret pelemahan harga saham dari 23 emiten. Menguatnya harga saham dari 9 emiten tak mampu mengangkat IHSG ke zona hijau.

Lantai bursa memulai transaksi perdagangan dengan melakukan aksi jual beli 51,75 juta saham bernilai Rp 20,31 miliar.

Asing masih belum lepas dari aksi jual saham. Tercatat nett sell asing pagi ini mencapai Rp 4,7 miliar

Pelemahan BEI ini tak terlepas dari sentimen negatif bursa regional. Sejumlah indeks utama Asia mengawali perdagangan dengan melemah. Indeks Hang Seng saat ini bahkan masih bergerak melemah 0,22 persen. Sementara Nikkei sudah mulai menguat 0,21 persen.

Dari pasar keuangan, rupiah benar-benar belum menunjukan keperkasaan. Rupiah bahkan semakin menembus level 13.200 di awal perdagangan.

Hingga 10 menit waktu perdagangan, rupiah sudah terdepresiasi 31 poin (0,24%) menjadi 13.216 per dolar AS. Pagi ini rupiah bahkan sempat terpuruk ke leve 13.225 per dolar AS.

Beri Komentar