Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Peta pembeli emas dunia diprediksi bakal berubah dalam beberapa tahun ke depan. Uniknya, satu penghuni jajaran teratas pemborong logam mulia bukanlah sebuah negara melainkan perusahaan.
Analis Money Morning, Peter Krauth, dalam kalkulasinya memperkirakan perusahaan raksas milik mendiang Steve Jobs, Apple Inc, bakal menjadi pemborong baru emas di dunia. Jumlah emas yang dibelinya bahak bisa melampaui sebuah negara.
Menurut Krauth, perusahaan yang berpusat di Cupertino, California itu memerlukan sekitar 746 ton emas untuk memproduksi Apple Watch Edition di tahun pertama. Kebutuhan Apple akan emas berada di urutan ketiga di belakang India (842 ton) Tiongkok (813 ton).
Perusahaan teknologi negeri Paman Sam ini memang baru saja meluncurkan jam tangan pintar Apple Watch Edition pada Senin, 9 Maret 2015. Di antara jam tangan pintar itu, Apple memproduksi Apple Watch berlapis emas 18 karat dalam dua versi, Yellow Gold dan Rose Gold.
Mengutip laporan Wall Street Jurnal, Krauth mengkalkulasi kebutuhan emas Apple untuk memproduksi sebanyak 1 juta unit Apple Watch Edition setiap bulan.
" Jika hal itu terwujud, Apple Watch Edition berlapis emas akan membanjiri hampir sepertiga dari produksi emas dunia. Banyaknya permintaan baru ini akan menjadi katalis harga emas terbesar yang pernah ada dalam beberapa tahun," katanya. seperti dikutip Emirates247, Minggu, 15 Maret 2015.
Krauth juga mengutip pendapat analis lainnya, Josh Centers dari TidBits yang mengatakan setiap Apple Watch Edition berlapis emas mengandung dua ounce emas. Penjualan tahunan 12 juta unit, kali dua ounce, setara dengan 24 juta ounce - atau sekitar 746 ton, katanya.
Lebih jauh Krauth mengungkapkan setiap produknya lain dari Apple juga menyisipkan emas. Logam mulia ini tidak selalu diubah dalam bentuk casing, tapi komponen penyusunnya.
Memang tidak seberat emas yang digunakan dalam Apple Watch Edition berlapis emas. Namun Jika ditotal, Apple sebenarnya telah menjual 'satu truk penuh' emas setiap harinya.
CEO Apple Tim Cook mengungkapkan pada hari Senin bahwa hingga saat ini Apple telah menjual 700 juta iPhone. Bahkan jika kita menganggap bahwa setiap iPhone, iPad dan MacBook mengandung sebagian kecil emas, namun itu cukup untuk mendorong Apel menjadi konsumen emas terbesar kedua di dunia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya