Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ditutup Menguat, Indeks Syariah Lawan Aksi Jual Asing

Reporter : Syahid Latif
Senin, 16 Maret 2015 16:26
Ditutup Menguat, Indeks Syariah Lawan Aksi Jual Asing
Sentimen aksi jual saham pemodal asing sempat membuat pelaku pasar khawatir.

Dream - Meski menguat tipis, indeks saham syariah berhasil menutup perdagangan awal pekan di zona hijau. Penguatan sebetulnya bisa lebih tinggi jika saja aksi jual jelang penutupan tak menggerogoti lantai bursa.

Laju positif indeks saham muncul dikala pemodal asing kembali melepas sahamnya. Bahkan asing mencetak nett sell hingga Rp 749 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 16 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,054 poin (0,03%) ke level 172,930.

Naiknya harga saham dari 77 emiten syariah berhasil meredam pelemahan 118 penghuni ISSI lainnya.

ISSI sepanjang perdagangan memang sempat bergerak fluktuatif. Sentimen aksi tunggu pasar jelang pengumuman The Fed serta pelemahan rupiah memaksa pelaku pasar menghela napas.

Alhasil, ISSI yang dibuka melemah di level 172,649, sempat terjun ke posisi 172,612. Munculnya aksi beli berhasil mengangkat ISSI kembali ke zona hijau dan menyentuh level tertinggi 173,363.

Transaksi perdagangan saham syariah awal pekan ini mencapai Rp 3,55 triliun dengan 28,08 miliar saham beralihtangan.

Saham-saham unggulan syariah juga berhasil menembus zona hijau. Jakarta Islamic Index (JII) menutupa perdagangan dengan menguat 1,670 poin (0,23%) ke level 725,346.

JII juga didominasi saham-saham yang bergerak melemah. Tercatat 18 emiten JII mengalami koreksi harga sedangkan 12 lainnya melaju positif.

Emiten bluechips syariah penghuni top gainer kali ini diisi oleh AALI yang menguat Rp 400, disusul ICBP Rp 375, SMGR Rp 175, MPPA Rp 105, dan ASII Rp 100 per saham.

Keberhasilan menahan gempuran aksi jual jelang penutupan juga dicetak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indikator kinerja BEI ini ditutup naik tipis 8,805 poin (0,16%) ke level 5.436,271.

Lantai bursa sore ini dibanjiri dana investor hingga Rp 5,63 triliun. Sayang, dari nilai tersebut, asing justru membukukan nett sell hingga Rp 749 miliar.

Dari pasar keuangan, rupiah masih belum beranjak dari tekanannya. Rupiah sore ini bergerak lemah 47 poin (0,36%) menjadi Rp 13.232 per dolar AS.

Beri Komentar