7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Perkembangan teknologi mau tak mau akan mengubah cara hidup manusia.
Contoh sederhananya, jika dulunya manusia bepergian dari satu tempat ke tempat lain dengan berjalan kaki, menempuh ratusan kilometer dalam beberapa hari, dengan diciptakannya teknologi berupa kendaraan bermotor, perjalanan pun dapat ditempuh lebih cepat dan tidak melelahkan.
Salah satu yang paling terdampak dari perkembangan teknologi adalah transaksi keuangan. Jika dulunya kita menjalankan proses transaksi keuangan dengan lembaran-lembaran uang kertas alias uang tunai, dengan adanya teknologi masa kini transaksi keuangan bisa dilakukan tanpa perlu uang tunai.
Dengan uang elektronik atau pun transaksi e-banking dan m-banking, semuanya jadi lebih mudah dan praktis.
Transaksi tanpa uang tunai ini punya banyak keuntungan lho, antara lain:
Menghemat cetak uang kertas
Tahukah kamu, Sahabat Dream, mencetak uang kertas itu tidak dilakukan sembarangan lho. Ada perhitungannya dan biayanya tidak sedikit. Di tahun 2017 yang lalu, Bank Indonesia menyebutkan biaya cetak uang kertas dan distribusi yang mencapai Rp 16 triliun.
Di sisi lain, uang kertas yang rusah dan harus dihancurkan sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 7 miliar per tahunnya. Jumlah yang banyak bukan?
Dengan transaksi non tunai, angka cetak uang kertas beserta distribusinya ini bisa ditekan dan dialokasikan untuk hal lain. Bank Indonesia pun telah menyuarakan kampanye GNNT alias Gerakan Nasional Non Tunai untuk transaksi keuangan yang lebih efektif serta efisien.
Transaksi keuangan terdokumentasi dengan baik
Dengan transaksi non tunai, semua pengeluaran dan pemasukan dapat tercatat dengan baik secara komputerisasi. Aktivitas ekonomi pun lebih transparan bagi semua pihak.
Untuk generasi milenial dan setelahnya, transaksi non tunai sudah begitu familiar dilakukan. Nggak heran jika generasi kita ini adalah generasi yang digadang-gadang akan memulai cashless society.
Well, semua transaksi keuangan bisa dilakukan hanya melalui satu sentuhan di layar smartphone.
Kini tak perlu ragu menjadi bagian dari cashless society, Sahabat Dream, karena fitur transaksi non tunai juga bisa kamu dapatkan lewat Tabungan Wadiah dari Bank Syariah Mandiri.
Berpegang pada prinsip syariah akad wadiah, Tabungan Wadiah punya berbagai keunggulan. Dengan setoran awal mulai Rp100 ribu, ada banyak fasilitas menarik yang bisa memberikan keuntungan dalam pengelolaan keuangan.
Tabungan ini menawarkan kenyamanan dalam bertransaksi dengan fasilitas Smart Banking, lewat Mandiri Syariah Mobile & Net Banking. Selain itu, gratis biaya administrasinya juga memberikan kenyamanan dan ketenangan hati selama mengelola keuangan.

Foto: Instagram/banksyariahmandiri
Kemudahan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah juga bisa dirasakan bagi nasabah. Kamu juga bisa menikmati gratis biaya penarikan di ATM Mandiri dan Mandiri Syariah. Tertarik membuka Tabungan Wadiah dari Bank Syariah Mandiri? Info selengkapnya bisa kamu cek di sini.
Bank Syariah Mandiri juga memberikan penawaran menarik lainnya lewat online polling yang bisa kamu isi langsung di Google Form di sini. Pasalnya, 5 orang yang terpilih nantinya bakal mendapatkan hadiah menarik dari Bank Syariah Mandiri. Jangan sampai ketinggalan kesempatannya!
Dengan segala kemudahan yang ditawarkan, #JadiBerkah dengan beralih menjadi cashless society bersama Bank Syariah Mandiri. Download aplikasi Mandiri Syariah Mobile di iOs atau pun Android ya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?