Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Dibayangi Pelemahan Rupiah, Indeks Syariah Dibuka Menguat

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 8 Mei 2015 09:42
Dibayangi Pelemahan Rupiah, Indeks Syariah Dibuka Menguat
Pelaku pasar justru memantau nilai tukar rupiah yang mulai tertekan.

Dream - Sentimen menguatnya bursa saham regional jadi motor penggera bursa saham Indonesia ke zona hijau. Namun pelaku pasar masih dihinggapi kekhawatiran pelemahan nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia kemarin memberikan peringatan terhadap kemungkinan aliran keluar dana asing. Capitan outflow ini dipicu pertumbuhan ekonomi yang melemah.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 8 Mei 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 5 poin ke level 165,956.

Hingga 30 menit waktu perdagangan, ISSI masih terus dipenuhi aksi beli investor. ISSI bergerak menguat 1,283 poin (0,78%) ke level 166,239.

Di awal perdagangan ini sebanyak 79 emiten syariah ikut arus penguatan indeks bursa Asia. Sayang, 47 emiten syariah lainnya masih tertekan aksi jual investor.

Dari jajaran saham-saham unggulan syariah, minat belanja investor juga mulai kembali meningkat.

Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 6,056 poin ke level 692,027. JII sampai saat ini masih nyaman di zona ija dengan menanjak 8,616 poin (1,26%) ke level 694,587.

Tercatat sudah 22 emiten keping biru syariah yang melompat ke zona positif. JII meninggalkan 7 emiten lainnya di zona merah dan satu emiten melaju stagnan.

Sentimen menguatnya bursa saham regional juga ikut memicu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada perdagangan preopening, IHSG naik 25,298 poin (0,49%) ke level 5.175,784.

IHSG kembali dibuka menguat di sesi pembukaan ketika naik 27,311 poin (0,53%) ke level 5.177,797.

Lantai bursa pagi ini sudah berhasil menghimpun dana nasabah hingga Rp 765 miliar dengan 10,96 miliar saham yang beralihtangan.

Pemodal asing tampaknya belum cukup percaya diri masuk pasar modal Indonesia. Asing tercatat membukukan nett sell Rp 28,92 miliar.

Dari pasar keuangan, laju rupiah kembali menghadapi tekanan seiring arus keluar dana asing. Rupiah pagi ini telah melemah ke level 13.171 per dolar AS atau terkoreksi 25 poin (0,19%). Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendah di 13.170 per dolar AS. 

 

Beri Komentar