Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Dibuka Melemah, Indeks Syariah Bergerak di Dua Zona

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 30 Oktober 2015 09:22
Dibuka Melemah, Indeks Syariah Bergerak di Dua Zona
Tiga indeks sektoral mulai bergerak menguat.

Dream - Bergugurannya indeks utama saham Asia kembali menyeret bursa saham syariah masuk zona merah. Investor masih menahan diri berburu saham-saham di lantai bursa.

Meski dibuka turun, pelemahan yang terjadi relatif tipis. Sejumlah indeks sektoral mulai beranjak menguat.

Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun tipis 0,093 poin (0,07%) ke level 140,823.

ISSI masih melemah 0,063 poin (0,04%) di sesi pembukaan ke level 140,853.

Koreksi juga tak bisa dihindari indeks saham bluechips syariah. Turun 0,677 poin (0,12%), indeks Jakarta Islamic Index (JII) mengawali sesi prapembukaan di level 586,295.

JII kembali turun 0,454 poin (0,08%) ke level 586,518 di sesi pembukaan.

Pelaku pasar tampaknya menahan diri menggelar transaksi pagi ini. Terlihat dari nilai jual beli saham yang hanya mencapai Rp 11,06 miliar di sesi pemanasan.

Kondisi berubah ketika bursa saham memasuki 7 menit waktu perdagangan. ISSI dan JII yang bergerak lemah di awal sesi justru bergerak menguat dan menembus zona positif.

Munculnya aksi beli ini membuat 57 emiten syariah sukses bergerak menguat. Sebanyak 17 emiten diantaranya berasal dari saham-saham kepingi biru syariah.

Kondisi serupa dialami indeks acuan saham Indonesia. Minim sentimen, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka sesi prapembukaan dengan melemah tipis 9,050 poin (0,20%) ke level 4.462,971.

Di sesi pemanasan ini, lantai bursa sudah mentransaksikan dana Rp 20,24 miliar sejak awal perdagangan. Posisi Asing masih melakukan nett sell bernilai Rp 3 miliar.

Meski turun tipis, sejumlah indeks sektoral perlahan-ahan mulai bangkit. Terlihat emiten sektor infrastruktur, perdagangan dan barang konsumsi menguat di sesi pembukaan. Kenaikan masing-masing 0,48 persen, 0,28 persen, dan 0,11 persen.

Seluruh indeks saham utama di kawasan Asia memulai sesi dari Zona hijau. Hanya Kospi Korea Selatan yang berhasil dibuka menguat.

Beri Komentar