Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham syariah Indonesia belum bisa keluar dari tekanan jual. Kondisi regional yang bergerak variatif membuat investor menahan diri masuk pasar.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,559 poin (0,39%) ke level 143,114.
Transaksi perdagangan saham syariah di sesi pemanasan ini mencapai Rp 5,67 miliar dengan 20,8 juta saham yang menjadi objek jual beli investor.
Gerak ISSI di sesi pembukaan tak berubah banyak. ISSI bertahan stagnan dengan kembali melemah 0,559 poin (0,39%) ke level 143,114.
Tekanan jual juga tak bisa ditahan saham-saham bluechips syariah. Turun 3,517 poin (0,59%), indeks Jakarta Islamic Index (JII) longsor ke level 593,673 di sesi prapembukaan.
Indeks JII kembali melemah 3,516 poin (0,59%) ke level 593,674 di sesi pembukaan.
Bursa saham Indonesia pagi ini tampaknya hanya akan mengekor laju bursa regional. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai sesi prapembukaan dengan koreksi 8,283 poin (0,18%) ke level 4.502,195.
Sebanyak 23 emiten menyeret IHSG masuk zona merah dan 14 lainnya berhasil menembus zona hijau. Dana Rp 12,6 miliar sudah dikucurkan investor di awal sesi ini.
Masih tak berubah, investor asing membukukan nett sell Rp 726 juta di sesi pagi ini.
Dari kawasan regional, bursa saham utama Asia pagi ini bergerak variatif. Indeks Hang Seng dan Strait Times bergerak positif dan sudah menguat 0,14 persen dan 0,35 persen.
Namun indeks Nikkei Jepang dan Shanghai Composite justru melemah 0,56 persen dan 1,36 persen.
Sementara laju nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga belum menunjukan kemajuan berarti. Rupiah dibuka melemah di level 13.848 per dollar AS.
Kurs rupiah saat ini sudah kembali melemah 8 poin (0,06%) menjadi 13.840 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya