Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tak seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengawali perdagangan di zona merah, dua indeks saham syariah justru langsung bergerak menguat.
Aksi belanja investor membuat bursa saham Indonesia langsung bergairah setelah kemarin ditutup melemah cukup signifikan.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 10 Desember 2014, IHSG turun tipis 0,73 poin (0,01%) ke level 5.132,90.
Namun tak butuh waktu lama bagi IHSG untuk berbalik menguat. Di sesi pembukaan, IHSG menanjak 12,65 poin (0,25%) ke level 5.134,97.
Bahkan hingga 15 menit waktu perdagangan, IHSG telah bergerak leluasa di zona hijau dengan menguat 18,60 poin (0,36%) ke level 5.140,91.
Indeks sektor saham hanya meninggalkan emiten perdagangan di zona merah yang melemah 0,04 persen. Sisanya, mulai beranjak ke zona hijau dipimpin emiten sektor infrastruktur yang naik 0,8 persen dan keuangan 0,53 persen.
Investor asing tampaknya masih hati-hati untuk kembali membelanjakan dananya di pasar modal Indonesia. Asing masih mencatat nett sell tipis Rp 1,30 miliar.
Berbeda dengan IHSG yang memulai perdagangan di zona merah, dua indeks saham syariah justru sudah menguat sejak awal pembukaan transaksi.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat tipis di level 165,54. Hingga 15 menit waktu perdagangan, ISSI telah menguat 0,56 poin (0,34%) ke level 166,07.
Saat ini sebanyak 92 emiten ISSI sudah melaju di zona hijau sementara 41 lainnya masih tertinggal di teritori negatif.
Transaksi perdagangan saham syariah melibatkan 5,58 juta saham dengan nilai Rp 471,85 miliar.
Awal positif juga ditorehkan saham-saham unggulan syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat di level 679,24 dan kini sudah naik 2,88 poin (0,42%) menjadi 681,59.
Kinerja yang dicapai bursa saham Indonesia ini berbanding terbalik dengan kondisi di kawasan regional.
Indeks Hang Seng dan Nikkei masih bergerak melemah masing-masing 0,21 persen dan 1,63 persen. Sebaliknya, Strait Times Singapura masih menguat 0,20 persen.
Nilai tukar rupiah yang kemarin sempat menguat kini kembali diterpa pelemahan. Kurs rupiah terkoreksi 9 poin (0,07%) menjadi 12.340 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya