Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Laman resmi PT Telekomunikasi Seluler, www.telkomsel.com, sempat diretas. Si peretas seperti menyampaikan protes tentang tarif internet yang ditawarkan provider ini terlalu mahal.
Peretasan ini membuat telkomsel angkat bicara. Vice President Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati mengatakan pihaknya menghargai keluhan tersebut.
" Telkomsel berterima kasih dan menghargai keluhan masyarakat pengguna soal tarif kuota internet. Hal ini menunjukkan bahwa produk seluler kami digunakan oleh masyarakat luas," kata Adita melalui keterangan tertulis diterima Dream, Jumat 28 April 2017.
Adita mengatakan tingginya tarif kuota ini sejalan dengan kualitas jaringan yang diberikan kepada pelanggan. Sehingga para pelanggan Telkomsel bisa menikmati layanan broadband yang stabil.
Dia juga menjelaskan dalam menetapkan tarif kuota, pihaknya merujuk pada komponen biaya yang diperlukan. Salah satunya jaringan, termasuk untuk kebutuhan bandwidth internasional.
" Untuk itu, kamu menawarkan berbagai pilihan paket internet kepada pelanggan dengan berbagai harga," kata dia.
Sekadar informasi, layanan Telkomsel hadir di 95 persen wilayah Indonesia dan melayani seluruh pelanggan hingga ke pelosok negeri hingga perbatasan.
Layanan 4G LTE Telkomsel juga telah hadir di sekitar 500 kota/kabupaten, memberikan pengalaman internet cepat kepada pelanggan.
Saat ini pelanggan Telkomsel mencapai 169 juta orang. Sekitar 50 persen di antaranya tercatat sebagai pelanggan 3G/4G.
Telkomsel juga telah membangun sekitar 25 ribu BTS baru sepanjang 2016. 92 persen di antaranya merupakan BTS 3G/4G. Sementara total BTS yang dibangun sebanyak 137 ribu unit, dengan komposisi BTS 3G/4G sebanyak 61 persen.
" Semua ini tentunya kami tujukan untuk bisa membantu masyarakat memperoleh akses telekomunikasi yang dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia," kata dia. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya