Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Pertalite, BBM Baru Dari Pertamina Mulai Dipasarkan (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Dream - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto yakin kehadiran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru Pertalite mampu menurunkan impor bahan bakar fosil. Alasannya, Pertalite dibuat menggunakan nafta produksi dalam negeri yang selama ini kerap diekspor.
" Selama ini kita kelebihan nafta. Nah, itu kita manfaatkan menjadi Pertalite," ujar Dwi saat peluncuran Pertalite di SPBU Abdul Muis, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2015.
Nafta merupakan kelompok senyawa yang terdiri dari beberapa jenis hidrokarbon cair hasil pengolahan minyak. Dalam industri pengolahan minyak, nafta biasanya digunakan sebagai bahan baku produksi BBM oktan tinggi
Menurut Dwi, Pertalite sepenuhnya menggunakan minyak hasil olahan kilang milik Pertamina di Balongan, Indramayu. Tetapi, Dwi menerangkan tidak menutup kemungkinan Pertamina juga memanfaatkan kilang Cilacap.
Selanjutnya, terang dia, kebutuhan akan BBM di dalam negeri saat ini mencapai 1,6 juta barel per hari. Sementara kapasitas produksi yang bisa dihasilkan di dalam negeri dari kilang yang ada hanya mencapai 850 ribu barel per hari.
Akibatnya, sebanyak hampir 50 persen kebutuhan BBM harus didatangkan dengan cara impor. Sehingga, menurut Dwi, kehadiran Pertalite mampu menekan jumlah importasi BBM tersebut.
Lebih lanjut, dia menargetkan produksi Pertalite bisa mencapai 500 kiloliter per hari atau setara 182.500 kiloliter per tahun. Agar target tersebut dapat tercapai, Dwi mengatakan pihaknya akan melakukan pembenahan terkait beberapa masalah seperti penyimpanan serta tenaga teknis pengolahan Pertalite.
" Untuk masalah storage, Pertamina akan mengundang pihak swasta. Nanti masalah working capitalnya kita sesuaikan," ungkap Dwi.
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes