Senin, 12 Oktober 2026 Cari

Sambut Akhir Pekan, Indeks Syariah dan Rupiah Rontok

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 24 Juli 2015 16:24
Sambut Akhir Pekan, Indeks Syariah dan Rupiah Rontok
Sentimen regional dan domestik membuat resah pelaku pasar. Rupiah bahkan sempat menembus level 13.500 per dolar AS.

Dream - Bursa saham syariah rontok menjelang libur akhir pekan. Perpaduan sentimen negatf regional dan pelemahan rupiah memaksa investor menahan diri masuk pasar.

Aksi jual investor asing yang mencetak nett sell Rp 119,81 miliar juga membuat resah pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 24 Juli 2015, Indeks Saham Syariah indonesia (ISSI) rontok 1,719 poin (1,09%) ke level 155,507.

Dengan penutupan ini, ISSI kembali mendekam di zona merah setelah kemarin juga dilanda aksi jual. ISSI hanya sanggup menyentuh level tertinggi di 156,780 dan sempat terlempar ke posisi terendah 155,322.

Jatuhnya harga saham dari 117 emiten syariah membuat ISSI terpuruk di zona merah. ISSI hanya berhasil mempertahankan 61 emiten ISSI di zona positif dan 40 lainnya bertahan stagnan.

Tak hanya terjun bebas, transaksi jual-beli saham juga terpantau masih minim. Dana senilai Rp 1,93 triliun bergulir di pasar modal untuk menggelar jual beli 21,36 miliar saham syariah.

Aksi jual yang melanda sejumlah saham bluechips favorit juga membenamkan Jakarta Islamic Index (JII).

Terpangkas 9,401 poin (1,43%), indeks JII menyambut libur akhir pekan di level 646,936.

Pelaku pasar tercatat melepas 25 emiten bluechips syariah ke zona hijau. Beruntung masih ada 5 emiten yang menahan JII terpuruk lebih dalam.

Pemuncak top losser JII kali ini dihuni oleh AALI yang melemah Rp 975. Disusul INTP yang turun Rp 425, ITMG Rp 350, LPPF Rp 350, dan SMGR Rp 275.

Sebaliknya dua emiten pelat merah, JSMR dan TLKM menjadi sasaran beli investor dengan menguat Rp 125 dan Rp 100 per saham. Top gainer lainnya adalah SILO yang naik Rp 100, AKRA Rp 50, dan SSMS Rp 5 per saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut tersungkur usai melemah 46,250 poin (0,94%) ke level 4.856,595. IHSG sama sekali tak sanggup keluar dari zona merah sepanjang perdagangan kali ini.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah semakin tertekan. Menguat dolar AS membuat rupiah melemah 29 poin (0,22%) menjadi 13.429 per dolar AS.

Beri Komentar