Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga
Dream - Perusahaan media terbesar di Jepang, Nikkei membeli FT Group dari pemiliknya Pearson senilai 844 juta pound sterling atau sekitar Rp 17,6 triliun. Angka menakjubkan tersebut mengalahkan penawaran dari pesaing asal Jerman, Axel Springer, perusahaan percetakan digital terbesar di Eropa.
Kesepakatan itu mengakhiri era kepemilikan Pearson di Financial Times selama 58 tahun di tengah pergolakan industri media global.
Seperti dikutip dari Financial Times, Jumat, 24 Juli 2015, Axel Springer sebenarnya telah melakukan pembicaraan mengenai pembelian perusahaan tersebut hampir selama 1 tahun, tetapi tawaran Nikkei yang lebih menariklah yang diterima.
Apa yang menyebabkan terjadinya kesepakatan itu? Kepala Eksekutif FT John Fallon menyatakan kesepakatan itu datang dari perubahan dramatis dalam industri media global di mana surat kabar tradisional yang mengalami penurunan pendapatan dari iklan dan sirkulasi terhimpit dengan media digital.
Menurut Fallon, pemimpin yang menjaga independensi dan integritas seperti Pearson saja tidak cukup. Namun, dibutuhkan pemilik yang berinvestasi dalam jurnalisme global.
" Kami telah mencapai titik perubahan media didorong ledakan pertumbuhan mobile dan sosial. Untuk itu, salah satu cara untuk mencapai keberhasilan jurnalistik dan komersial FT yaitu menjadi bagian dari perusahaan berita digital global," jelasnya.
Sementara itu, CEI Nikkei Group, Tsuneo Kita mengatakan kesepakatan ini untuk meningkatkan kualitas berita ekonomi.
" Moto kami memberikan kualitas tinggi dalam pelaporan berita ekonomi dan berita lainnya. Dengan mempertahankan keadilan dan dan ketidakberpihakan. Ini sama dengan tujuan FT," ujarnya.
" Kami berbagi nilai jurnalistik yang sama. Bersama-sama, kami akan berusaha untuk memberikan kontribusi pada perkembangan ekonomi global," tandas Kita.
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan