7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Daihatsu.co.id)
Dream - Persaingan pasar mobil Tanah Air setiap tahunnya selalu berlangsung ketat dan sengit. Selalu ada saja pendatang baru yang menjadi pesaing berat produsen mobil yang sudah matang. Di awal tahun ini saja, para produsen sudah mulai jor-joran mengumumkan model teranyar demi merebut pasar.
Meski begitu, Daihatsu sebagai pemain lama tidak khawatir. Mereka optimistis masih jadi primadona di pasar meskipun para pesaing memiliki produk serupa.
" Tidak mudah menjatuhkan Daihatsu di Indonesia. Mungkin brand lain punya produk serupa, tapi enggak punya orang, yang tidak dimiliki brand lain adalah tim yang solid. Itulah kenapa kami bisa mempertahankan volume penjualan meski tahun lalu ekonomi berjalan stagnan," komentar Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, saat media gathering di Gorontalo, akhir pekan lalu.
Menurut Amelia, tim solid itu tidak hanya dari Daihatsu pusat di Jakarta, tapi juga sampai ke cabang-cabang di daerah. " Mereka semua berjuang mati-matian," imbuhnya.
Adapun soal kompetitor yang sudah mulai memperkenalkan model anyar di awal tahun ini, Daihatsu lebih memilih tidak mengumbar sekarang. Kata Amelia, setiap produk baru itu harus berdasarkan kebutuhan pasar. " Jangan sampai keluarkan produk baru tapi volume tidak sesuai dan harganya jadi mahal," ucap dia.
" Jadi jika ditanya berapa model terbaru Daihatsu di tahun ini? Ya kami tunggu saja pada saatnya," ujar wanita yang hobi diving itu.
Diketahui penjualan Daihatsu sekarang sudah mencapai hampir dua kali lipat dibanding angka penjualan pada 2009.
" Di 2009 sebesar 77.000, sekarang sudah hampir 2 kali lipat, sampai Desember 2016 kemarin mencapai 192.410 ribu unit, memang 2015 sempat turun jadi 166.600-an tapi angka penjualan 2016 adalah yang tertinggi," ujar Marketing & CR Division Head AI-DSO Hendrayadi Lastiyoso menambahkan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?