Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Dolar AS. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kurs dolar AS semakin menanjak. Nilai tukarnya menembus angka Rp14.400 per dolar AS.
Dikutip dari laman Bank Indonesia (BI), Jumat 29 Juni 2018, kurs tengah rupiah terhadap dolar AS mencapai angka Rp14.404 per dolar AS. Angkanya lebih tinggi daripada kurs tengah BI pada Kamis, 28 Juni 2018 yang mencapai Rp14.241 per dolar AS.
Sementara itu, kurs jual dolar AS mencapai Rp14.476 per dolar AS, sedangkan kurs belinya mencapai Rp14.432 per dolar AS.
Nilainya meningkat dari perdagangan kemarin. Saat itu, kurs beli dolar AS mencapai Rp14.200 dan kurs jualnya Rp14.342 per dolar AS.
Sekadar informasi, dolar AS belum beranjak dari angka Rp14 ribu. Penyebabnya ada beragam. Ada yang berasal dari eksternal, misalnya rencana kenaikan suku bunga The Fed. Ada pula yang berasal dari faktor internal, seperti perekonomian Indonesia. Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan neraca perdagangan Mei 2018 yang defisit sebesar US$1,52 miliar (Rp21,82 triliun), juga turut menjadi penyebab pelemahan rupiah.
“ Defisit transaksi berjalan melebar dan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2018 beberapa lembaga dikoreksi turun, sulit tembus 5,4 persen,” kata Bhima.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya