Dolar AS Yang Bergerak Mengaut Membuat Investor Dibayangi Ketidakpastian (Foto: Antarafoto)
Dream - Kurs dolar AS yang terus bergerak menguat telah berdampak pada menurunnya laju Indeks Harga Saham Gabungan dalam beberapa hari terakhir (IHSG). Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta (BEI), Tito Sulistio, mengakui penguatan pada kurs dolar memang menimbulkan ketidakpastian bagi investor.
" Ada dua hal yang utama. Ada uncertainty (ketidakpastian) di dunia trading dan di Indonesia," kata Tito di Jakarta, Rabu 9 Mei 2018.
Tito mengatakan dalam sepekan IHSG melemah akibat ketidakpastian menyusul menguatnya nilai tukar dolar. Kondisi ini terjadi tidak hanya di Indonesia, melainkan di berbagai negara.
Jika ingin menguatkan rupiah, Tito berpendapat salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menaikkan suku bunga.
" Menurut saya, kenaikan interest rate oleh BI, misalnya, tidak akan lagi mempengaruhi pandangan orang mengenai saham karena sudah restore in untuk mereka," kata dia.
Masalah yang kedua, kata Tito, yaitu pertanyaan besar investor tentang cara pemerintah memperkuat APBN.
" Yang penting untuk investor adalah certainty, kepastian, keterbukaan," kata dia.
(Sah)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru
