Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kok Indeks Syariah Berbalik Melemah? (Foto: Shutterstock)
Dream - Investor lokal lagi-lagi dibuat cemas oleh aksi pemodal asing yang memutuskan tarik dana dari pasar modal Indonesia. Sentimen negatif dari koreksi indeks Dow Jones, memaksa investor lari menyelamatkan diri.
Kurs rupiah yang kehabisan tenaga menghadapi amukan dollar AS turut menjadi katalis negatif bagi pergerakan indeks saham di Bursa Efek Indonesia, termasuk tiga indeks acuan saham syariah.
Pada penutupan perdagangan harian BEI, Rabu 5 Desember 2018 Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), terkoreksi 0,398 poin (0,22%) ke level 180,993. Di awal perdagangan, ISSI langsung nyungsep ke zona merah setelah dibuka di level 180,014.
ISSI menghabiskan seluruh waktu perdagangan dengan tiarap di teritori negatif dan sempat terperosok ke level terendah 179,064.
Koreksi lebih dalam dialami Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Terpangkas 2,509 poin (0,37%), indeks JII turun ke level 675,852. Sementara Indeks JII70 turun 0,610 poin (0,27%) ke level 224,888.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa mempertahankan posisi di level 6000 meski tekanan jual semakin menguat. Hari ini IHSG merosot 19,740 poin (0,32%) ke level 6.133,120.
Perdagangan saham syariah kali ini tercatat senilai Rp3,41 triliun dari 42,25 miliar lembar saham. Pemodal melakukan transaksi jual beli saham syariah senilai Rp1,7 triliun
Keraguan pasar ini akibat sentimen global ini mendorong investor melepas saham syariah. Sebagian besar indeks melemah. Koreksi saham sebagian besar terjadi di sektor industri aneka yang terpangkas 1,706 persen, properti 0,782 persen, dan pertambangan 0,68 persen.
Penguatan saham industri dasar sebesar 1,699 persen, pertanian 1,61 persen, dan manufaktur 0,127 persen tak cukup kuat menopang laju pelemahan.
Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah CPIN yang harga sahamnya naik Rp600, MERK Rp600, AALI Rp350, JPFA Rp230, dan GMTD Rp200.
Harga saham ITMG terkoreksi Rp825, SHID Rp290, UNVR Rp250, AMFG Rp220, dan ASII Rp200.
Dari pasar uang, rupiah berbalik melemah. Pada pukul 16.08, dolar menguat 118 poin (0,82%) ke level Rp14.409 per dolar AS.
Dikutip dari Liputan6.com, pelemahan rupiah ini terjadi akibat sikap pelaku pasar kembali meragukan kesepakatan penangguhan pengenaan tarif impor antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
" Situasi ini membuat mata uang yuan Tiogkok melemah dan berimbas pada pergerakan sejumlah mata uang di kawasan Asia lainnya, termasuk rupiah," kata Analis Senior CSA, Resarch Institute, Reza Priyambada, diberitakan oleh Antara.
(Sumber: Liputan6.com/Arthur Gideon)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan