Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - International Finance Corporation (IFC), lembaga pemberi pinjaman yang tergabung dalam Kelompok Bank Dunia, sepakat menginvestasikan US$ 75 juta atau sekitar Rp 1 triliun kepada Bank Danamon Indonesia untuk mengembangkan pembiayaan syariah bank di sektor perdagangan (Islamic Trade Financing).
Bank Danamon mayoritas dimiliki Temasek Holdings (Private) Limited melalui afiliasinya Fullerton Financial Holdings Ltd (67,37%) dengan JPMB Franklin Templeton Investment Funds 6,81% dan 25,82% saham publik.
Seperti dikutip dari Deal Street Asia, Selasa, 9 Februari 2016, IFC mengusulkan berinvestasi hingga US$ 75 juta sebagai instrumen pembiayaan syariah perdagangan. Total fasilitas yang diberikan mencapai US$ 150 juta.
Dengan investasi ini, IFC menargetkan peningkatan pembiayaan syariah untuk perdagangan di Indonesia melalui produk-produk keuangan baru dan layanan yang dirancang untuk memperluas jangkauan.
IFC akan membentuk fasilitas pembiayaan perdagangan murabahah untuk menyediakan pembiayaan perdagangan untuk nasabah korporasi bank di sektor agri-komoditas yang syariah. Danamon melakukan operasi perbankan syariah melalui unitnya, Bank Danamon Syariah.
Berdasarkan perjanjian tersebut, IFC akan bermitra dengan Danamon untuk mendukung ekspansi bisnis perbankan syariah, khususnya dalam pembiayaan perdagangan komoditas penting, yang merupakan prioritas pemerintah Indonesia untuk menjamin keberlanjutan pasokan pangan dalam negeri.
IFC juga akan mendukung Program Komoditas Kritis (CCP) Bank yang diperkanalkan pada akhir tahun 2013 untuk mendukung pasokan dan distribusi makanan pokok dan produk pertanian Indonesia.
Tahun lalu, Bank Danamon melalui unit usaha syariahnya menandatangani Syariah Joint Trade Financing di Indonesia dengan International Islamic Trade Finance Corporation, sebuah lembaga keuangan internasional dan anggota dari Islamic Development Bank Group. Kerjasama ini ditargetkan mencapai US$ 1 miliar dalam 5 tahun pertama, dimulai dengan US$ 200 juta pada tahun 2015.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya