Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Restu Anggraini, Pemilik Brand Fesyen Muslim RA & ETU
Dream - Brand RA dan ETU yang didirikan oleh Restu Anggraini sudah semakin populer . Yang awalnya hanya dipasarkan dari teman ke teman, Restu kini telah memiliki sebuah toko di FX Sudirman, Jakarta.
Ia bahkan sudah bekerjasama dengan berbagai perusahaan e-commerce di Indonesia. Salah satunya, Muslim Market.
Pelan-pelan, mantan pegawai perusahaan event management ini memang menunjukan eksistensinya di bisnis busana muslim. Dengan berkembangnya perusahaan, pundi-pundi RA dan ETU pun makin menggemuk.
Restu mengakui, saban bulan omzet bisnis hijabnya bisa mencapai ratusan juta. " Kalau bulan puasa 500 sampai 600 juta kalau hari biasa 150 sampai 300 juta lah," ujar Restu saat ditemui di Kawasan Bambu Hitam Cipayung Jakarta Timur, Jumat, 5 Februari 2016.
Angka tersebut terbilang fantastis untuk brand fesyen muslim yang baru berdiri lima tahun ini. Tak puas dengan satu brand, Restu pun kembali meluncurkan brand baru bernama ETU pada 2014.
Perbedaan dari dua brand miliknya ini dapat terlihat dari segi harga, kulitas bahan, dan modelnya.
Untuk RA sendiri menyasar pasar anak muda. Sehingga, model-modelnya pun disesuaikan dengan selera anak muda yang mudah untuk dipadupadankan. Sementara brand ETU menargetkan pasar luar negeri yang modelnya dibuat sesuai gaya wanita kantoran.
" Kalau ETU itu untuk diimpor harganya mulai dari 800 ribuan, kalau RA untuk dalam negeri sekitar 200 ribuan, itu harganya terjangkau. Makanya buat di Indonesia susah buat jual produk ETU," ujar Restu.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
