Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI), Kementerian BUMN, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Komite Nasional Kebijakan Governance, PT Bursa Efek Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia selenggarakan Malam Penganugerahan Annual Report Award (ARA) 2014 di Jakarta, Selasa 22 September 2015.
Ajang kompetisi laporan tahunan dari berbagai perusahaan ini merupakan penyelenggaraan ke-14. Kali ini mengangkat tema “ Akuntabiltas dan Transparansi Informasi untuk Memenangkan PErsaingan Bisnis dalam Era Integrasi Ekonomi ASEAN”.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, selaku Ketua Panitia Pengarah ARA 2014, Nurhaida mengatakan, dengan mengusung tema itu diharap kualitas keterbukaan informasi dalam laporan tahunan dapat terus meningkat untuk memunjang penapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“ Dengan perbaikan dalam transparansi informasi, yang merupakan salah satu pilar dalam GCG diyakini akan meningkatkan kesadaran perusahaan untuk menerapkan pengelolaan perusahaan dengan baik serta meningkatkan kesiapan perusahaan di Indonesia untuk bersaing, tidak hanya di lingkup nasional tapi juga di kawasan regonal dan bahkan secara global,” ujarnya dalam acara tersebut.
Nurhaida menambahkan, peserta ARA 2014 berjumlah 294 yang terdiri dari 274 perusahaan, 17 Dana Pensiun dan 3 Bank Perkreditan Rakyat. Jumlah tersebut meningkat 13 persen dibandingkan tahun lalu yaitu 261 perusahaan.
“ Apabila dilihat perkembangan peserta sejak pertama kali ARA diselenggarakan pada 2002 hingga saat ini, maka mengalami peningkatan sampai dengan 227 persen,” terang Nurhaida.
Adapun proses penilaian dilakukan oleh 23 Juri dari 7 institusi penyelenggara dengan mempertimbangkan 8 kriteria penilaian antara lain, umum, ikhtisar data keuangan penting, laporan dewan komisaris dan direksi, prodil perusahaan, analisa dan pembahasan manajemen atas kinerja perusahaan, good corporate governance, informasi keuangan dan praktik good governance.
“ Kriteria penilaian ARA di-review setiap ahun dan disesuaikan dengan perkembangan terkini dari praktik GCG, sehingga diharapkan praktik good governance di Indonesia akan terus meningkat dengan perkembangan standard an praktik GCG,” tutur Nurhaida.
Penjurian juga dilakukan secara bertahap. Mulai dari penilaian atas laporang keuangan masing-masing perusahaan hingga wawancara tiap untuk menentukan nominasi pemenang tiap kategori.
Adapun daftar pemenang ARA 2014 dari tiap kategori adalah sebagai berikut:
BUMN Keuangan Listed:
1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
3. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
BUMN Non Keuangan Listed:
1. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk
2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
3. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Private Keuangan Listed:
1. PT Bank Victoria International Tbk
2. PT Bank Central Asia Tbk
3. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
Private Non Keuangan Listed
1. PT Wijaya Karya Beton Tbk
2. PT Elnusa Tbk
3. PT AKR Corporindo Tbk
BUMN Keuangan Non Listed
1. PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)
2. Perum Jaminan Kredit Indonesia
3. PT TASPEN (Persero)
BUMN Non Keuangan Non Listed
1. PT Pertamina (Persero)
2. PT Angkasa Pura II (Persero)
3. PT Bio Farma (Persero)
Private Keuangan Non Listed
1. PT Bank BNI Syariah
2. PT Bank Syariah Mandiri
3. PT Bank Mayora
Private Non Keuangan Non Listed
1. PT Pupuk Kalimantan Timur
2. PT Pelayanan Listrik Nasional Batam
3. PT Garuda Maintenance Facility Aeroasia
BUMD Listed
1. PT Bank DKI
2. PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk
3. PT BPD Nusa Tenggara Timur
BUMD Non Listed
1. PT BPD Sumsel dan Babel
2. PT BPD Jawa Tengah
3. PT BPD Kalimantan Barat
Dana Pensiun
1. Dana Pensiun Indonesia
2. Dana Pensiun (DPLK) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
3. Dana Pensiun PT Bank Rakyat Indonesia
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya