Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Didorong arus penguatan bursa regional serta kurs rupiah yang merangkak naik, bursa saham syariah kembali melaju di zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) bahkan naik signifikan.
Perdagangan di pertengahan pekan ini juga ditandai dengan kembali arus dana asing ke pasar modal Indonesia. Aksi beli asing sekitar Rp 338 miliar bahkan menjadi yang tertinggi dalam 8 hari perdagangan terakhir.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 25 Mei 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melompat 2,502 poin (1,63%) menjadi 155,991.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), bahkan meroket 13,231 poin (2,08%) ke level 648,492.
Kembalinya pemodal ke lantai bursa mendorong 136 emiten syariah ditutup menguat. Sementara 62 lainnya masih tertahan aksi jual dan 45 lainnya bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 3,11 triliun dengan 30,03 miliar saham berpindahtangan.
Dengan sentimen positif yang diperoleh pelaku pasar, bursa syariah cukup nyaman melaju di zona positif. ISSI bahkan sempat menembus level tertingginya di 156,043 dan terendah di 154,330.
Gelombang beli juga muncul di jajaran saham unggulan syariah. Hampir seluruh penghuni JII, atau 24 emiten, ditutup menguat.
Deretan top gainer bluechips syariah yang menjadi incaran gelombang aksi beli investor kali ini adalah UNVR yang naik Rp 1.200, LPPF Rp 650, INTP Rp 575, ASII dan UNTR masing-masing Rp 200 per saham.
Sementara empat emitan yang tertinggal di zona negatif adalah AKRA dengan koreksi harga Rp 50, MPPA Rp 20, sert KLBF dan MIKA Rp 10 per saham.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan