Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Perumahan.
Dream - Skema pembiayaan perumahan syariah menjadi populer di kalangan negara Barat. Sebut saja Amerika Serikat dan Inggris yang menggunakan skema bagi hasil-risiko untuk membantu masyarakat yang ingin membeli rumah tanpa harus membayar bunga.
Dilansir dari situs Gulf Times, Rabu 25 Mei 2016, ide skema sewa untuk sendiri dalam kontrak Islam, ijarah, datang ketika Partai Demokrat Liberal yang menyodorkan skema pembiayaan bagi orang yang kurang mampu untuk bisa memiliki rumah.
Skema ini membantu orang yang membayar cicilan rumah tanpa deposit. Dengan skema ini, dalam waktu 30 tahun, pembeli bisa memiliki rumahnya sendiri.
Skema ijarah ini memberlakukan sistem sewa yang penyewanya membayar biaya sewa rumah yang disediakan oleh bank. Lama waktu sewa dan biaya sewa pun ditentukan dari kesepakatan pemilik sewa dan si penyewa.
Dalam konteks pembiayaan rumah, bank syariah membelikan nasabah atau koperasi perumahan sebuah properti, lalu bank tersebut menyewakannya kepada klien dengan biaya sewa dan biaya pengelolaan. Lalu, nilai kepemilikan aset ditransfer kepada nasabah.
Ketika Partai Demokrat Liberal gagal untuk menyediakan 30 ribu rumah baru dalam setahun di Inggris, sistem ijarah ini menjadi populer di beberapa asosiasi perumahan untuk keluarga berpenghasilan rendah. Mereka menawarkan sewa bersubsidi dan pilihan kepemilikan setelah lima tahun tanpa harus membayar deposit. Meskipun demikian,
Kriteria lebih lanjut bergantung kepada asosasi perumahan. Mereka memprioritaskan kelompok-kelompok tertentu, misalnya asosiasi penyewa perumahan, dewan penyewa, orang yang sesuai dengan prioritas lokal, serta pembeli pertama.
Tren di Kanada
Sementara di Kanada, pembiayaan syariah memang menjadi tren. Koperasi memberikan pinjaman pembiayaan rumah dengan skema syariah kepada anggotanya. Misalnya, Koperasi Perumahan Ansar yang menerapkan skema " diminishing musharaka" untuk membantu pembelian properti tanpa harus membayar bunga.
Skema ini diberikan ketika salah satu pihak ingin memiliki properti, tapi tak mampu membayar harga secara penuh. Pihak tersebut pun bisa mengambil bantuan pembiayaan dari pihak lain.
Koperasi syariah yang lainnya di Kanada, Koperasi An-Nur, menawarkan pembiayaan rumah tanpa bunga kepada pembeli rumah.
Bagaimana dengan Amerika Serikat? Sebuah komunitas yang bernama Ijara Community Develoment membuat sebuah perusahaan non profit, Ann Arbor, di Michigan, yang memberikan sistem pembiayaan perumahan syariah untuk klien Amerika Serikat dan nasabah mereka di Kanada yang berkantor di Ottawa.Tak hanya Ann Arbor, ada juga koperasi pembiayaan rumah syariah di Amerika Serikat, seperti Koperasi Perumahan Ameen dan Rumah Keuangan Lariba di California dan Devon Bank di Chicago.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya