Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apakah Benar Generasi Milenial Adalah Generasi Yang Penuh Wacana? (Foto: Dream.co.id/Tri Yuniwati Lestari)
Dream – Generasi milenial di Indonesia tumbuh dan menjadi perbincangan. Namun ada salah satu kelemahan generasi milenial, yaitu perencanaan masa depan.
“ Generasi masa kini itu dikatakan sebagai generasi penuh wacana,” kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, di Jakarta, Kamis 4 April 2019.
Parwati mengatakan, kelemahan ini terlihat dari harapan memiliki rumah turun 8 kali lipat karena hanya 10,75 persen dari pendapatan para milenial ini yang bisa ditabung.
Padahal jika melihat dari tekad berusaha, Parwati mengatakan, tujuh dari 10 anak milenial tertari untuk menjadi seorang enterpreneur. Sayangnya, banyak diantara mereka yang bingung saat harus membuat keputusan.
“ Namun, 80 persen dari mereka bingung membuat keputusan,” kata dia.
Parwati mengatakan generasi ini juga disebut generasi mager alias malas gerak dan serba instan. Kebanyakan milenial, tambah dia, berharap bisa pensiun sebelum usia 60 tahun.
“ Tapi, hanya 27 persen yang menyiapkan pensiun,” kata dia.
Kabar baiknya, tambah Parwati, generasi milenial sudah punya produk investasi. Ada 80 persen generasi Y punya investasi jangka pendek.
Sementara lainnya, mengeluarkan uang untuk traveling (37,7 persen), nongkrong di kafe 23,3 persen, 21,1 persen belanja, 10,9 persen nonton, dan 7,1 persen untuk internet.
Untuk itulah, kata Parwati, pihaknya mengajak generasi muda untuk menyerukan semangat #TAYTB atau Tidak Ada Yang Tidak Bisa”.
Bank ini mengajak generasi milenial berani menatap masa depan dengan produk-produk perbankan, yaitu KPR Easy Start dan Premium Guest House.
“ (Kampanye ini) bertujuan untuk mengubah jadi generasi yang penuh aksi, determinasi tinggi, raih kesempatan, dan berani berjuang,” kata dia.
Laporan: Tri Yuniwati Lestari
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya