7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Peluncuran Penelitian LPEM FEB UI Terhadap GoTo (Foto: Dream.co.id/Okti Nur Alifia)
Dream - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) pada awal Maret 2023 melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 600 karyawannya. Setelah akhir tahun 2022 melakukan PHK 1.300 karyawan.
Komisaris GoTo Agus DW Martowardojo mengatakan efisiensi sumber daya manusia (SDM) memang harus terus dilakukan. Apalagi GoTo adalah hasil merger antara Gojek dan Tokopedia.
" Efisiensi itu memang harus terus dilakukan, efisiensi itu termasuk di sumber daya manusia," katanya di kantor Gojek, Jakarta, Rabu, 29 Maret 2023.
Menurut Agus, hal ini juga berhubungan dengan strategi pengendalian biaya. Di mana jika perusahaan merger yang pasti ada ruang penghematan. Karena ada begitu banyak pekerjaan duplikasi, khususnya di level head office.
" Saya rasa itu akan terus dilakukan kajian tetapi kemarin di bulan November dilepas pegawai 1.300, terus kemarin 600 karena kalau strategi kedua mau melakukan pengendalian biaya, memang pengendalian biaya itu yang fix cost yang besar itu biaaya pegawai," ungkap Agus.
Namun, manajemen GoTo tahu betul bahwa andalan utama untuk membuat GoTo maju adalah human capital itu sendiri alias SDM. Jadi pihaknya memastikan, untuk memberi perhatian terhadap karyawannya agar mempunyai motivasi tinggi dan dapat bekerja produktif.
" Jadi tentu akan ada kepastian tapi untuk memastikan tidak ada lagi (PHK) tentu untuk organisasi yang baru merger di 2021 harus terus lakukan reviewnya," ungkap Agus.
Mantan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini memastikan pihak direksi akan terus mengawasi, memberi nasehat, serta melakukan konsultasi terhadap semua perencanaan GoTo.
Terkait perencanaan GoTo ke depan, Agus mengatakan GoTo akan fokus mengejar profitability dan tetap melakukan pertumbuhan namun yang berkualitas.
" Ini perlu diyakinkan kita efisien karena kita percaya platform GOTO harus efisien dan itu yang akan harus kita kejar karena profitability sudah akan kelihatan pada kuartal IV tahun 2023, nanti adjusted ebitda-nya sudah positif," imbuhnya," ujar Agus.
Agus menginformasikan adjusted ebitda GoTo di kuartal IV tahun 2022, dibangun setahun sebelum ada kenaikan sampai 52 persen.
Selain itu, Agus menyebut GoTo akan berupaya melakukan monetisasi terhadap pendapatan. Kemudian pengendalian biaya dan melakukan pengembangan fitur-fitur atau produk yang inovatif, yang nantinya berkontribusi dengan revenue.
" Sekarang kita akan mengejar profitability, mengejar fundamental untuk supaya GOTO bisa berperan terus menjadi ekosistem yang terbesar di digital dan InsyaAllah menjadi kebanggaan dari Indonesia di dunia," ujarnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?