Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilutrasi Suite Room Burj Khalifa
Dream - Hotel-hotel di Mekah, Arab Saudi terpaksa memotong tarif kamar setelah Ramadan akibat pengurangan kuota haji dan kekhawatiran masih merebaknya virus MERS.
Pemerintah Arab Saudi diperkirakan hanya akan mengeluarkan visa haji sama seperti tahun lalu, karena renovasi Masjidil Haram masih terus berlangsung.
Tahun lalu, 1,3 juta jamaah internasional dan 600.718 jamaah lokal melakukan ibadah haji. Angka tersebut turun masing-masing dari 1,7 juta dan 1,4 juta pada tahun 2012.
Ibadah haji tahun ini dijadwalkan berlangsung antara 3 dan 9 Oktober. Namun untuk musim haji terbentang mulai 20 September hingga 15 Oktober.
Operator tour haji dan umroh berharap akan ada sekitar 1,5 juta jamaah internasional dan domestik tahun ini.
Rashid Aboobacker, konsultan senior di TRI Hospitality Consulting seperti dikutip dari thenational.ae, Minggu, 13 Juli 2014 mengatakan pemotongan kuota haji dan isu MERS berpengaruh negatif terhadap dunia pariwisata, terutama bagi kota-kota religius seperti Mekah dan Madinah.
Kekhawatiran ini juga mempengaruhi kunjungan wisata di kota lainnya seperti Jeddah yang sebagian wilayahnya dialiri Laut Mati.
" Beberapa hotel mewah melaporkan penurunan penerimaan tamu yang tajam, khususnya pelancong independen yang didominasi orang-orang kaya. Kemungkinan itu disebabkan oleh isu MERS yang merebak di negara ini," katanya.
Menurutnya, para pelaku bisnis perhotelan di Mekah mengeluhkan penurunan lebih tajam lagi tahun ini.
" Meski pun pelaku wisata memproyeksikan potensi kerugian yang sangat besar karena pemotongan kuota haji oleh pemerintah, kami yakin efeknya mungkin tidak terlalu parah karena kenaikan visa umrah selama periode puncak haji," kata Aboobacker.
Menurut data TRI, selama lima bulan pertama tahun ini, tarif kamar rata-rata di Mekah turun sebesar 10 persen hingga 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Khalid Saad Al Kalashany, manajer keuangan Mawasim Tours mengatakan pemotongan kuota haji telah mengakibatkan kerugian yang signifikan.. Perusahaan yang berbasis di Mekah ini menyelenggarakan haji dan wisata umroh.
" Tarif kamar hotel yang kami jual harganya sangat rendah. Bahkan kami masih memiliki banyak kamar kosong," katanya. Ditambahkan Kalashany, bisnis tahun ini merosot. Perusahaannya hanya bisa memberangkatkan 90.000 jamaah untuk haji dan umroh, turun dari 150.000 jamaah haji tahun lalu.
Ketakutan akan MERS juga menjadi faktor menjauhnya jamaah untuk pergi ke Mekah dan Medinah, terutama untuk kategori tour mewah, tambah Kalashany. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya