Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pembantu Rumah Tangga Di Kuwait (http://www.theguardian.co.uk)
Dream - Banyaknya tenaga kerja asing yang mengadu nasib sebagai pembantu rumah tangga telah membuat penduduk Arab Saudi memiliki ketergantungan sangat tinggi. Terbukti pada Ramadan kali ini, para majikan kelimpungan karena ditinggal pembantu pulang kampung
Abdul Rahman Al-Shalash, seperti dikutip Dream dari laman Saudigazette, Minggu, 13 Juli 2014, mengungkapkan banyak keluarga di Arab Saudi kesulitan mencari PRT selama bulan puasa ini. Untuk memikat tenaga informal ini, mereka rela membayar mahal bagi siapa saja yang berminat menjadi pembantu rumah tangga di keluarga mereka.
Selama bulan Ramadan, kesibukan pekerjaan rumah tangga memang meningkat menjadi dua kali lipat. Sementara pekerja yang baik adalah yang mampu mengurusi semua tanggung yang dibebankan kepadanya. Pembantu rumah tangga jenis ini tentunya sangat jarang didapatkan.
Sudah menjadi tradisi di Arab Saudi, jika seorang majikan perempuan memiliki pembantu rumah tangga yang baik, dia akan " menyembunyikan" pembantunya itu dari majikan lainnya. Mereka takut pembantunya itu dibajak majikan lainnya dengan menawarkan gaji yang lebih tinggi dan kondisi kerja yang lebih baik.
Jika tidak hati-hati, pembantu rumah tangga tersebut akan meminta visa keluar secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Sudah dipastikan, pembantu tadi telah membuat perjanjian dengan majikan Saudi lain yang menawarkan visa rekrutmen yang dapat mereka gunakan untuk kembali ke Saudi dengan cepat.
Bahkan untuk menaikkan pendapatan, para pembantu rumah tangga tak segan-segan melarikan diri dari perusahaan jasa tenaga kerja yang membawa mereka ke Arab Saudi. Mereka kemudian pindah ke negara-negara Teluk lainnya di mana mereka mendapat gaji lebih tinggi dan kondisi kerja yang lebih baik.
Negara-negara Teluk lainnya memang telah menjadi pesaing nyata dari Arab Saudi dalam dunia rekrutmen pembantu rumah tangga. Banyak pembantu rumah tangga dan sopir di Saudi tak sabar untuk pindah ke negara-negara ini.
Syarat pembantu rumah tangga baik di Saudi adalah menjaga kebersihan, taat, bisa bekerja lama dan di bawah tekanan, merawat anak-anak dengan baik, bersedia mendapat istirahat sedikit, pandai memasak, pintar mencuci dan setrika, tidak menggunakan ponsel dan menjaga kesehatan dirinya.
Ada sejumlah faktor yang telah menyebabkan penurunan jumlah pembantu rumah tangga yang baik dan peningkatan yang buruk. Antara lain, ingin mendapatkan gaji yang lebih tinggi, penangguhan rekrutmen dari Indonesia dan harga tinggi yang telah menciptakan pasar gelap untuk pembantu rumah tangga.
Mungkin sulit untuk membayangkan, tapi gaji pembantu rumah tangga yang baik selama Ramadan bisa lebih dari 4.000 riyal atau Rp 12,35 juta. Tapi pendapatan itu belum termasuk biaya-biaya lainnya seperti izin tinggal dan biaya transfer dari sponsor yang bisa mencapai 30 ribu hingga 40 ribu riyal .
Tentu saja, ini adalah tragedi nyata bagi beberapa keluarga Saudi yang dipaksa menyambut Ramadan tanpa pembantu rumah tangga. Puasa mereka mungkin tidak lengkap tanpa pembantu rumah tangga Indonesia untuk membantu mereka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya