Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Pelaku pasar merespon positif hasil Pilpres yang sementara menempatkan pasangan Jokowi-JK sebagai pemenang versi hitung cepat. Respon positif ini terlihat dari laju indeks yang kembali melanjutkan kenaikan signifikan.
Pada sesi pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Kamis, 10 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 84,9 poin (1,69%) ke level 5.109,61.
IHSG terus melanjutkan penguatan pada sesi pembukaan dengan menguat 90,34 poin (1,8%) ke level 5.115,06
Pemodal asing yang biasa bersikap hati-hati di awal perdagangan, kali ini cukup yakin untuk menaruh uangnya di BEI. Dua menit usai pembukaan, pemodal asing langsung membuka perdagangan dengan mencetak nett buy hingga Rp 774 miliar.
Euforia hasil Pilpres juga membawa angin segar pada pergerakan indeks saham bursa syariah. Indeks saham bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) langsung naik 11,56 poin (1,69%) ke level 694,84.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga ikut menguat dengan naik 1,99 poin (1,21%) ke level 167,03. tTransaksi di awal perdagangan Rp 194,98 miliar dengan saham beralih tangan 1,02 miliar.
Melesatnya indeks ternyata dimanfaatkan pemodal untuk sedikit menikmati untung (profit taking). Indeks sempat bergerak melemah usai mencetak level tertinggi 5.165,41.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya menilai euforia hasil Pilpres bakal sedikti tertahan karena adanya saling klaim kemenangan dari kedua calon.
" Adanya klaim pemenangan Pilpres dari kedua calon yang sedang bersaing, sepertinya bakal menimbulkan ketidakpastian baru bagi pelaku pasar," katanya.
Pada pergerakan hari ini, IHSG diperkirakan bakal bergerak naik untuk menguji resisten kuat di 5050 - 5100. Jika mampu ditembus, resisten IHSG berikutnya ada di kisaran 5200-5250.
" Disisi lain, IHSG bakal memberikan signal negatif jika pada hari ini ditutup dibawah level psikologis 5000," ujar Satrio.
Dari kawasan Asia, hanya indeks Nikkei Jepang yang bergerak di zona merah dengan melemah 31,8 poin (0,21%). Sisanya, masih nyaman bergerak di zona positif seperti Hang Seng yang menguat 0,19%, Strait Times 0,39%.
Sementara itu, nilai tukar rupiah pagi ini masih bertahan di level 11.625 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya