Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

IHSG Tembus 5.100, Indeks Syariah Melesat Respon Hasil Pilpres

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 10 Juli 2014 09:24
IHSG Tembus 5.100, Indeks Syariah Melesat Respon Hasil Pilpres
Pelaku pasar langsung merespon positif hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung aman. IHSG bahkan menembus level 5.100 dengan nett buy asing yang signifikan.

Dream - Pelaku pasar merespon positif hasil Pilpres yang sementara menempatkan pasangan Jokowi-JK sebagai pemenang versi hitung cepat. Respon positif ini terlihat dari laju indeks yang kembali melanjutkan kenaikan signifikan.

Pada sesi pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Kamis, 10 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 84,9 poin (1,69%) ke level 5.109,61.

IHSG terus melanjutkan penguatan pada sesi pembukaan dengan menguat 90,34 poin (1,8%) ke level 5.115,06

Pemodal asing yang biasa bersikap hati-hati di awal perdagangan, kali ini cukup yakin untuk menaruh uangnya di BEI. Dua menit usai pembukaan, pemodal asing langsung membuka perdagangan dengan mencetak nett buy hingga Rp 774 miliar.

Euforia hasil Pilpres juga membawa angin segar pada pergerakan indeks saham bursa syariah. Indeks saham bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) langsung naik 11,56 poin (1,69%) ke level 694,84.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga ikut menguat dengan naik 1,99 poin (1,21%) ke level 167,03. tTransaksi di awal perdagangan Rp 194,98 miliar dengan saham beralih tangan 1,02 miliar.

Melesatnya indeks ternyata dimanfaatkan pemodal untuk sedikit menikmati untung (profit taking). Indeks sempat bergerak melemah usai mencetak level tertinggi 5.165,41.

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya menilai euforia hasil Pilpres bakal sedikti tertahan karena adanya saling klaim kemenangan dari kedua calon.

" Adanya klaim pemenangan Pilpres dari kedua calon yang sedang bersaing, sepertinya bakal menimbulkan ketidakpastian baru bagi pelaku pasar," katanya.

Pada pergerakan hari ini, IHSG diperkirakan bakal bergerak naik untuk menguji resisten kuat di 5050 - 5100. Jika mampu ditembus, resisten IHSG berikutnya ada di kisaran 5200-5250.
" Disisi lain, IHSG bakal memberikan signal negatif jika pada hari ini ditutup dibawah level psikologis 5000," ujar Satrio.

Dari kawasan Asia, hanya indeks Nikkei Jepang yang bergerak di zona merah dengan melemah 31,8 poin (0,21%). Sisanya, masih nyaman bergerak di zona positif seperti Hang Seng yang menguat 0,19%, Strait Times 0,39%.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pagi ini masih bertahan di level 11.625 per dolar AS.

Beri Komentar