Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Bursa Saham
Dream - Bursa saham Indonesia beruntung bisa kembali ke zona hijau setelah sempa bergerak fluktuatif hingga jelang sesi penutupan. Penguatan ini terjadi di tengah aksi akrobat pemodal asing di pasar saham nasional.
Penguatan tipis bursa saham nasional muncul di saat sentimen regional yang kurang menggembirakan.
Pada penutupan perdagangan Kamis, 5 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 3 poin (0,06%) ke level 4.935,56. Nilai transaksi perdagangan kali ini relatif minim yaitu sebesar Rp 4,13 triliun.
Kenaikan signifikan jelang penutupan juga melanda saham-saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencetak kenaikan 0,41 poin (0,25%) ke level 162,41.
Meski menghijau, emiten syariah justru didominasi koreksi harga saham. Sebanyak 93 emiten masuk zona merah sementara 91 lainnya sanggup bergerak menguat.
Indeks ISSI bergerak fluktuatif dengan mencetak level tertinggi 162,41 dan terendah 161,63. Nilai transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 2,65 triliun dari peralihan 23,79 miliar efek.
Penguatan juga dialami indek saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang naik 1,4 poin (0,21%) ke leve 663,02. Sebanyak 15 emiten keping biru syariah menembus zona hijau.
Indeks ISSI dan JII pada perdagangan kali ini sempat membuat khawatir setelah ditutup melemah pada sesi pertama. Aksi beli di sesi kedua kembali membawa indeks syariah masuk zona hijau namun bergerak melemah jelang penutupan.
Beruntung aksi jual jelang sesi penutupan membawa bursa saham nasional kembali masuk zona positif.
" Semua orang sepertinya sudah dalam pendapat bahwa kalau pemilu presiden, IHSG akan naik. Itu sebabnya.. orang malas untuk jualan. Hanya investor asing yang jualan," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo.
Saham-saham pencetak untung tertinggi (top gainer) kali ini dihuni oleh PTBA yang menguat Rp 250, UNVR Rp 175, PGAS, SMGR, dan UNTR masing-masing Rp 100 per saham. (Ism)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?