Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Penguatan indeks saham syariah di awal pekan kemarin tak bertahan lama. Ditekan koreksi bursa regional, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini berbalik melemah.
Aksi jual investor asing menambah berat laju indeks syariah.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 8 Desember 2015, indeks ISSI turun 0,97 poin ke level 141,124. Indeks JII juga terkoreksi 5,946 poin ke level 589,776.
Hingga 30 menit waktu perdagangan bursa, kedua indeks acuan saham syariah masih bergerak melemah. ISSI tercatat sudah turun 0,603 poin (0,42%) ke level 141,491.
Sementara indeks JII melemah 3,497 poin (0,59%) ke level 592,225.
Aksi jual investor yang mencoba mencari untung membuat 75 emiten syariah bergerak melemah, 21 diantaranya merupakan saham unggulan syariah.
Namun ISSI masih bisa berharap dari penguatan yang melanda 35 emiten syariah dimana 7 diantaranya adalah penghuni JII.
Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini sudah mencapai Rp 520 miliar dengan 4,87 miliar saham berpindahtangan.
Hampir seluruh indeks sektoral bergerak melemah dipimpin emiten industri aneka yang turun 1,30 persen. Disusul emiten oertambangan 0,76 persen dan keuangan 0,54 persen.
Dua indeks sektoral yang masih bergerak menguat adalah industri dasar yang naik 0,32 persen dan infrastruktur 0,01 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya