Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Menguat Tipis Jelang Pengumuman BPS

Reporter : Syahid Latif
Senin, 2 Maret 2015 09:13
Indeks Syariah Menguat Tipis Jelang Pengumuman BPS
Pelaku pasar cukup nyaman dengan kondisi regional yang mengawali perdagangan di zona positif.

Dream - Indeks acuan saham syariah mencoba kembali menguat jelang pengumuman data ekonomi terbaru Indonesia. Penguatan terjadi di tengah fluktuasinya bursa regional yang membuka perdagangan di zona positif.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 2 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,145 poin (0,08%) ke level 174,462.

Kenaikan ini didorong menguatnya harga saham dari 14 emiten syariah. Sisanya, 8 emiten melaju lemah dan 13 lainnya stagnan.

Di awal Maret ini, pelaku pasar langsung mentransaksikan 78,90 juta saham syariah bernilai Rp 16,75 miliar.

Hingga sesi pembukaan, ISSI tampaknya masih terus mencoba melaju di jalu hijau. ISSI kembali menanjak 0,161 poin (0,09%) ke level 174,478.

Pembukaan di zona hijau juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi pra pembukaan dengan menguat 0,945 poin (0,13%) ke level 723,043.

JII juga menanjak 0,867 poin (0,12%) ke level 722,965 di sesi pembukaan. Transaksi perdagangan saham unggulan syariah ini telah melibatkan 65,48 juta saham bernilai Rp 15,71 miliar.

Secara umum, indeks saham acuan di BEI memang didominasi penguatan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini membuka sesi pra pembukaan dengan naik tipis 2,537 poin (0,05%) ke level 5.452,831.

Laju positif IHSG belum berhenti di sesi pembukaan usai menanjak 1,493 poin (0,03%) ke level 5452,787.

Lantai bursa saham Indonesia pagi ini diwarnai aksi jual beli 93,04 juta saham bernilai Rp 26 miliar. Aksi ini membawa 19 emiten beranjak ke zona hijau dan 10 lainnya tertinggal di teritori negatif. Sisanya, 16 emiten stagnan dan 649 emiten sama sekali tak disentuh pelaku pasar.

Emiten di sektor komoditas, pertanian dan tambang, memimpin penguatan dengan kenaikan 0,47 persen dan 0,33 persen.

Pemodal asing juga masih melancarkan aksi beli meski dengan nilai yang sangat tipis. Nett buy asing tercatat Rp 4,64 miliar.

Beri Komentar