Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Tiket Kereta
Dream - Para pengguna kereta api jarak sedang dan jauh harus bersiap mengeluarkan kocek lebih banyak. Terhitung mulai 1 April 2015, tarif angkutan masal ini bakal naik 30 persen.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beralasan kenaikan tarif merupakan imbas dari naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM). Tak hanya itu, perhitungan margin dalam perhitungan BOP kereta api eknomi serta turunnya nilai tukar rupiah juga disebut sebagai pemicunya.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub Hanggoro Budi Wiryawan menjelaskan, kenaikan tarfi listrik tak lepas dari perubahan kontrak public service obligation (PSO) pemerintah kepada PT Kereta Api Indonesia.
Perusahaan transportasi pelat merah ini mendapat alokasi PSO sebesar Rp 1,5 triliun.
Dari perhitungan Kemenhub, alokasi PSO pemerintah tersebut ternyata hanya bisa bertahan sampai kontrak bulan Juni. Namun dengan adanya Peraturan Menteri 17/2015 yang baru, PSO diperpanjang hingga Desember 2015.
" Namun PSO tersebut hanya diperuntukan untuk kereta jarak sedang dan jauh bukan untuk KRL Jabodetabek," kata Hanggoro seperti dikutip Dream dari Merdeka.com, Jumat, 27 Februari 2015.
Dengan adanya kebijakan baru ini, KA Logawa jurusan Stasiun Purwokerto-Jember naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 80 ribu. Sementara tarif KA Progo jurusan Lempuyangan-Pasar Senen naik menjadi Rp 74 5 ribu dari sebelumnya Rp 50 ribu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya