Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Rontok Jelang Penutupan

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 17 April 2015 16:22
Indeks Syariah Rontok Jelang Penutupan
Pemodal asing berbalik melakukan aksi jual setelah sempat berburu saham di awal sesi.

Dream - Harapan berakhirnya indeks acuan saham syariah di zona positif pupus jelang sesi penutupan. Aksi jual investor menjatuhnya dua indeks saham syariah ke teritori negatif.

Nasib serupa juga melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terseret emiten-emiten sektor properti.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 17 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terpeleset 0,123 poin (0,07%) ke level 70,881.

ISSI yang dibuka melemah di awal sesi sempat melaju nyaman di zona hijau di sesi kedua. ISSI yang terkoreksi ke level terendah 170,785, bahkan menyentuh level tertinggi 171,442.

Namun langkah ISSI justru tertekan jelang sesi penutupan. Aksi jual merontokan harga saham sejumlah emiten syariah.

Menyambut libur akhir pekan, tercatat 94 emiten syariah harus rela bertengger di zona merah. Sebaliknya, 89 emiten ISSI bisa bernapas lega usai ditutup menguat.

Jelang libur kali ini, investor aktif mentransaksikan 32,69 miliar saham bernilai Rp 3,55 triliun.

Sementara itu, indeks saham-saham unggulan syariah sore ini juga bernasib sama. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah 1,077 poin (0,15%) ke level 709,329.

Lebih dari separuh, atau 17 emiten bluechips syariah terserang aksi jual pelaku pasar. JII hanya mampu bertahan dengan 10 emiten yang menguat dan 3 lainnya stagnan.

Indeks JII yang menyentuh level terendah di 709,171 sempat menembus zona positif dengan posisi tertinggi 712,927.

Emiten jasa rumah sakit, SILO memimpin daftar emiten JII penghuni top gainer usai menguat Rp 750 per saham. Disusul AALI yang naik Rp 350, AKRA Rp 250, PGAS Rp 215, dan SMGR Rp 100 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kali ini tak bisa berbuat banyak dengan serangan aksi jual investor. IHSG ditutup melemah 10,089 poin (0,19%) ke level 5.410,644.

Lantai bursa sepanjang hari ini berhasil mentransaksikan Rp 5,42 triliun dengan 69,50 miliar saham menjadi objek dagang.

Investor asing kembali membuat kejutan jelang penutupan perdagangan saham. Asing membukukan nett sell Rp 525 miliar atau naik tinggi dari penutupan kemarin.

Dari pasar keuangan, rupiah justru memberikan kabar gembira. Penguatan rupiah masih terus belanjut dan bertengger di level Rp 2.836 per dolar AS, naik 69 poin (0,53%).

Beri Komentar