Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - China Tak mau ketinggalan menikmati manfaat sistem keuangan syariah. Dua bank asal Qatar menggandeng pialang China Southwest Securities untuk mendorong penawaran keuangan syariah di Negeri Tirai Bambu ini.
" Kami ingin membantu China mendirikan kerangka kerja untuk keuangan Islami atau investasi langsung," kata CEO Qatar International Islamic Bank (QIIB), Abdulbasit Ahmad Al Shaibei.
Menurut Abdulbasit seperti dikutip laman onislam.net, Jumat, 17 April 2015, kerjasama ini diharapkan bisa mendorong bank Qatar membuka bisnisnya di China.
Aldulbasit yakin permintaan keuangan syariah di China cukup besar. Masyarakat China juga berupaya untuk mencari cara mengekspor produk keuangan syariahnya ke luar negeri terutama negara dengan populasi muslim cukup besar.
Dengan terbentuknya perusahaan baru hasil kesepakatan ini, baik QIIB maupun QNB dipastikan bisa mengakses pasar China untuk bisnis pembiayaan dan investasi.
Sementara Southwest Securities diharapkan bisa mengembangkan keuangan Islami di China. Sekaligus mengakses pasar keuangan di Qatar dan Timur Tengah.
Hingga saat ini, tiga pihak yang terlibat dalam kerjasam ini masih belum menjelaskan detil perusahaan patungan yang akan dibentuk.
Bisnis keuangan syariah memang mulai diperkenalkan di China. Pada Desember lalu, China AVIC Capital Co lewat unit usahanya, AVIC Securities telah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Ningxia Hui Autonomous Region untuk menerbitkan obligasi syariah dan dolar AS bertenor lima tahun.
Ningxia merupakan kawasan di China dengan populasi muslim terbesar di China.
Islam saat ini merupakan agama terbesar kedua di China. Sekitar 20 juta muslim hidup di Negeri Komunis ini. Mereka diantaranya tersebar di wilayah Xinjiang, Ningxia, Gansu, dan Qinhai. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya