Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indonesia Stop Program Rumah Murah, Negara Kaya Ini Lanjutkan

Reporter : Ramdania
Minggu, 5 Oktober 2014 13:00
Indonesia Stop Program Rumah Murah, Negara Kaya Ini Lanjutkan
Meski menjadi negara penghasil minyak, masih banyak penduduk Arab Saudi yang belum memiliki rumah. Untuk itu, pihaknya masih gencar melakukan pembangunan rumah murah untuk warganya.

Dream - Tidak seperti di pemerintah Indonesia yang menghentikan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) rumah tapak mulai Maret 2015 mendatang, Pemerintah Arab Saudi justru semakin gencar menjalankan program rumah murah bagi rakyatnya.

Kementerian Perumahan Arab Saudi tengah membangun 414 ribu unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan terbatas. Rumah ini akan dijual dengan harga murah.

" Pembangun rumah ini akan merealisasikan 45% dari target pembangunan rumah murah sebanyak 920 ribu unit," ujar pihak kementerian seperti dikutip dari Arab News, Minggu, 5 Oktober 2014.

Tujuan pembangunan rumah murah ini guna mengurangi sekitar 50% penduduk Arab yang menyewa apartemen pada tahun 2040 mendatang.

" Kami berharap bisa menyediakan 100 ribu rumah yang bisa dilunasi penduduk Arab dalam jangka waktu 10 tahun," jelasnya.

Sekitar 621 ribu warga Arab berhak mendapatkan bantuan tersebut melalui program Eskan. Pembangunan rumah murah ini guna menambah jumlah rumah di Arab. Mereka yang terpilih merupakan saringan dari 961 ribu orang yang mengirimkan aplikasi untuk bantuan rumah tersebut.

Sementara itu, di Indonesia pemberian KPR untuk rumah murah dihentikan, sedangkan pemerintah tetap menyalurkan KPR FLPP untuk Rumah Susun sehingga dapat mendorong pembangunan hunian vertikal untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia.

Beri Komentar