Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Semarak Idul Adha Tanah Arab, Pengelola Hotel Untung Besar

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 5 Oktober 2014 10:00
Semarak Idul Adha Tanah Arab, Pengelola Hotel Untung Besar
Pemerintah di kawasan Arab banyak yang memberlakukan libur kerja antara 4-9 hari.

Dream - Semarak Idul Adha di negara-negara Arab memang lebih meriah dibandingkan negara-negara muslim lain di dunia. Tengok saja, libur Lebaran Haji di kawasan Arab akan berlangsung antara 4-9 hari. Momentum libur panjang ini pun dimanfaatkan pelaku usaha untuk meraup untung besar.

Para pengelola hotel di kawasan Dubai dan Abu Dhabi melaporkan tingkat hunian hotel bintang empat dan lima selama liburan Idul Adha kemungkinan akan naik hingga 90-95 persen. Meningkat dari rata-rata 80-85 persen sepanjang Oktober.

Kenaikan ini tak pelak membuat tarif kamar hotel kemungkinan akan naik tajam selama liburan, terutama di beberapa hotel terkenal.

" Tarif rata-rata selama Idul Adha pada bulan Oktober 2013 adalah yang tertinggi mencapai US$155.40, satu persen lebih tinggi dari tarif rata-rata tahunan untuk 2013, bahkan 23,3 persen lebih tinggi dari bulan sebelumnya (September 2013)," kata Rashid Aboobacker, konsultan senior di TRI Hospitality Consulting seperti dikutip Dream dari laman Gulfnews, Minggu, 5 Oktober 2014.

Rashid mengatakan permintaan yang tinggi selama Idul Adha tersebut didominasi oleh pelancong asal Teluk, terutama dari Arab Saudi, Kuwait dan Qatar yang memilih menghabiskan liburannya di UEA.

Selama liburan Idul Adha, Dubai dan Abu Dhabi juga menjadi tujuan wisata favorit bagi pengunjung asal India dan sekitarnya.

" Idul Adha menjadi salah satu dari dua festival agama paling penting di wilayah tersebut. Sebagian besar warga cenderung untuk bepergian selama ini, baik di dalam maupun luar daerah untuk menikmati liburan panjang," kata Rashid.

Dengan warga UEA yang memiliki hari libur lebih pendek daripada negara tetangga seperti Saudi dan Qatar, berwisata juga cenderung dilakukan ke negara-negara yang secara geografis tidak jauh.

" Liburan terbesar dilakukan di tempat yang lebih murah dan dekat seperti Turki, Yordania, Mesir dan negara-negara Asia (Thailand dan Sri Lanka)," ujarnya

Menurut Rashid, hotel-hotel di Dubai kemungkinan akan mencetak panen besar selama liburan Idul Adha.

Namun, Presiden dan CEO dari Jumeirah Group, Gerald Lawless menampik anggapan tersebut. Menurutnya, tingkat hunian di Jumeirah normal-normal saja seperti biasanya jika ada liburan Idul Adha. " Seperti biasanya, Jumeirah Hotel dan Resort akan penuh selama liburan Idul Adha," katanya.

Beberapa pelaku bisnis perhotelan mengatakan pendapatan dari makanan dan minuman kemungkinan juga akan meningkat selama Idul Adha.

Enad Tannous, general manager dari Amwaj Rotana di Jumeirah Beach, mengatakan pendapatan makanan dan minuman di hotel ini kemungkinan akan tumbuh sebesar 5-10 persen selama liburan dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013.

Beri Komentar