Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Operasi Plastik
Dream - Masyarakat dunia selama ini mungkin hanya tahu Korea Selatan sebagai negara dengan penduduk paling banyak melakukan operasi plastik. Namun siapa sangka, upaya mempercantik diri buatan ini juga banyak dilakukan warga Arab.
Laman Emirates247 menyenbut, ahli bedah plastik ternama di Abu Dhabi Uni Emirat Arab (UEA), Dr David Alessi, salah satu dokter yang paling banyak pasiennya. Alessi mengatakan, warga UEA menghabiskan tak kurang dari US$ 100 juta per tahun untuk melakukan operasi bedah plastik.
Jangan kaget dahulu, David mengungkapkan masih ada lebih banyak lagi biaya yang dikeluarkan warga Arab yang belum masuk catatannya. " Jumlah sebenarnya bisa mencapai US$ 300 juta-400 juta," katanya seperti dikutip Dream, Minggu, 5 Oktober 2014. Angka fantastis itu setara dengan Rp 3-4 triliun.
Meski terus mewabah, David mengklaim Amerika Serikat masih menjadi negara dengan prosedur operasi plastik terbanyak di seluruh dunia. Dengan jumlah lebih dari 4 juta prosedur. Diikuti oleh Brasil dan Inggris.
Dr Alessi memiliki sebuah klinik kecantikan di Beverly Hills di California dan telah berperan dalam mengutak-atik banyak wajah cantik daftar selebriti Hollywood. Kali ini dia memiliki rencana untuk membuka praktik di UEA.
Hingga sekarang, dia telah melakukan lebih dari 16.000 prosedur operasi plastik. Termasuk semua aspek plastik wajah yang meliputi lebih dari 4.500 operasi hidung dan 2.000 operasi leher, facelift atau operasi leher lainnya.
Menurut Dr Alessi, operasi plastik yang paling dicari di UEA adalah operasi hidung dan perbaikan hidung. Bagi yang belum tahu, itu adalah prosedur bedah yang digunakan untuk membentuk kembali hidung, dan memperbaiki operasi hidung sebelumnya.
Terobosan populer dalam bedah plastik yang akan tren di UEA adalah terapi PRP-Platelet Rich Plasma (terapi anti aging menggunakan darah pasien sendiri) dan transfer lemak dengan pengubah biologis.
Dr Alessi mengklaim teknik-teknik tersebut bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar prosedur, pemulihannya lebih cepat baik dilakukan sendiri atau dikombinasikan dengan prosedur lain.
Kelompok usia yang telah ditangani berkisar antara 20 sampai 70 tahun dan terdiri dari pria dan wanita. " Ya, mereka (laki-laki) juga tertarik melakukan operasi plastik," tambahnya.
Sementara bedah rekonstruksi mungkin terdengar menarik, meski tidak sepenuhnya bebas risiko. " Selalu ada risiko di setiap operasi apapun termasuk terjadinya parut dan kerusakan saraf. Tetapi di tangan seorang ahli bedah yang benar-benar berpengalaman, risiko bisa minimal." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya