Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Rasulullah SAW Menjunjung Tinggi Delapan Prinsip Dalam Bisnisnya. (Ilustrasi Bisnis)
Dream – Sahabat Dream, Rasulullah Muhammad SAW juga dikenal sebagai seorang pebisnis sukses. Nabi Muhammad SAW berkecimpung dalam dunia bisnis sejak masih berusia 12 tahun.
Rasulullah mewarisi ilmu dan pengalaman berdagang dari sang paman, Abu Thalib. Rasulullah selalu mengikuti sang paman setiap kali mengadakan perjalanan untuk berdagang ke negeri seberang.
Tidak hanya itu, Rasulullah kerap dititipi barang dagangan oleh pengusaha wanita bernama Khadijah yang merupakan majikannya dan kelak menjadi istrinya.
Menginjak usia 25 tahun, Rasulullah mulai berdagang secara mandiri tanpa bantuan Abu Thalib. Rasulullah kerap bepergian ke Syam (sebagian wilayahnya mencakup Suriah) untuk menjual barang dagangan yang dikulak dari Mekah.
Selama berdagang, tidak pernah tercatat dalam riwayat Rasulullah merugi. Bahkan, keuntungan yang didapat Rasulullah lebih besar daripada para pedagang lainnya.
Keberhasilan Nabi Muhammad dalam dunia bisnis ini tak lepas dari pribadi mulia ketika berdagang. Ada delapan prinsip bisnis yang dijunjung tinggi, yaitu berpendirian teguh, memiliki semangat kerja yang tinggi, jujur, menjunjung tinggi amanah yang diberikan orang lain, menghadapi semua rintangan dalam perjalanan, menyamakan pelayanan kepada pembeli, percaya diri, serta bersikap ramah dan sopan.
Tak heran sikap ini mampu merebut hati semua orang, termasuk Khadijah yang pada akhirnya menjadi istri Rasulullah SAW.
Yang perlu digarisbawahi, dalam melakukan transaksi bisnis, Nabi Muhammad SAW tidak memupuk keuntungan pribadi, tetapi membangun kehormatan dan kemuliaan bisnis dengan etika yang tinggi. Hasil yang didapat justru didistribusikan kepada banyak umat.
Baca selengkapnya di sini.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
