Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Mendapat gaji yang layak adalah hal yang diinginkan semua karyawan. Tetapi seringkali, kita akhirnya tidak mendapatkan gaji yang sesuai dengan yang seharusnya kita dapatkan. Belum lagi, gaji dan fasilitas yang lebih tinggi yang didapat rekan kerja kadang juga makin meningkatkan frustrasi.
Seperti dikutip dari Emirates 247, Rabu, 10 Juni 2015, ahli perekrutan di pasar kerja online Bayt.com menuliskan lima cara penting untuk memastikan Anda mendapatkan apa yang layak. Lima langkah ini juga bisa meningkatkan peluang mendapatkan kenaikan gaji yang diinginkan.
1. Sudahkan Anda layak
Ini adalah langkah pertama. Anda perlu tahu apa keahlian Anda layak di pasar kerja.
" Sebaiknya ketahui kisaran gaji sebelum Anda berbicara masalah kompensasi. Meskipun posisi dan gaji saat ini bisa memberikan awal yang baik dalam menentukan gaji, Anda masih bisa belajar banyak tentang kisaran yang wajar dengan mencari tahu dan melihat berapa gaji profesional lain dalam bidang yang sama," kata juru bicara Bayt.
Dan, ada banyak situs yang menawarkan rentang gaji yang disesuaikan berdasarkan jabatan, negara, dan tanggung jawab.
Yang perlu Anda lakukan adalah mengakses informasi ini secara online atau berhubungan dengan agen perekrutan atau melihat lowongan pekerjaan untuk posisi yang sama di bidang Anda.
2. Buat alasan yang kuat untuk kenaikan gaji
Siapa yang tidak ingin kenaikan gaji? Sebelum Anda meminta kenaikan gaji di depan Bos, penting untuk memikirkan semua aspek yang dapat mendorong Anda mendapat kenaikan gaji.
" Ada banyak alasan mengapa Anda mungkin meminta kenaikan gaji. Bisa jadi Anda tidak puas dengan penghasilan yang 50 persen lebih sedikit dari profesional lainnya."
" Dasarkan permintaan Anda pada seperangkat kriteria yang jelas dan objektif yang meliputi standar gaji industri dan kinerja Anda sendiri. Dari perspektif perusahaan, satu-satunya alasan menaikkan gaji karena Anda akan memberikan lebih di masa depan. Jika Anda meminta kenaikan gaji, jangan bicara soal betapa keras Anda telah bekerja di masa lalu, situasi pribadi (utang, pendidikan anak-anak, dan lain-lain) atau apa yang orang lain peroleh di posisi Anda. Tetapi bicara tentang apa yang dapat Anda lakukan, dan apa rencana masa depan Anda untuk perusahaan."
3. Lakukan di saat yang tepat
Ada waktu yang tepat untuk melakukan segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita dan itu termasuk kenaikan gaji.
" Jika Anda meminta kenaikan gaji, jangan membuat kaget Bos Anda. Sebaliknya, atur pertemuan dengan dia atau mereka dan beri kesan apa yang akan terjadi. Dengan membuat jadwal pertemuan, Anda dan atasan bisa melakukan persiapan sehingga mengurangi stres di kedua belah pihak.
4. Siap-siap mendengar kata 'Tidak'
Kenaikan gaji melibatkan diskusi bersama dan atasan Anda bisa saja tidak setuju dengan tawaran Anda.
" Jangan berkecil hati jika Bos mengatakan 'Tidak'. Ingat bahwa 'tidak' bukan bersifat selamanya. 'Tidak' sekarang bisa jadi 'Ya' di kemudian hari. Jadi jangan menyerah dulu, dan meminta pertemuan lain setelah Anda telah meletakkan beberapa dasar penting untuk prestasi Anda. Anda juga dapat mempertajam kemampuan negosiasi yang dapat sangat berguna jika Anda ingin membahas gaji yang layak Anda dapatkan."
5. Minta kenaikan gaji secara tertulis
Jangan terlalu mengandalkan kenaikan gaji secara verbal. Sebuah janji kenaikan gaji akan lebih mantap jika ditulis di sebuah surat dengan kop perusahaan dan ditandatangani oleh Bos.
" Apapun yang telah dicapai saat negosiasi, dapatkan secara tertulis. Pastikan perjanjian memiliki nama-nama, persyaratan dan tanda tangan, sehingga tidak ada pertanyaan tentang komitmen dan tidak ada ruang untuk ambiguitas."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya